Selasa, 03 Mei 2016

6 Cara Mudah Merawat Kuku Saat Hamil

6 Cara Mudah Merawat Kuku Saat Hamil

Tampil cantik dan modis adalah dambaan bagi setiap wanita. Begitu juga bagi ibu hamil pasti juga memiliki keinginan untuk tampil cantik dan modis. Kecantikan itu tidak hanya dilihat dari wajah saja. Namun juga dilihat dari penampilan seluruh tubuh. Tidak kalah penting kesehatan dari kuku. Untuk itu penting sekali bagi anda para ibu hamil mengetahui enam cara mudah merawat kuku saat hamil.

Sebenarnya hormon pada saat wanita hamil juga mempengaruhi kondisi kuku. Ada yang tidak mempunyai keluhan dengan kondisi kuku mereka. Namun ada juga yang mengalami kuku menjadi lebih rapuh. Jika kondisi kuku rapuh anda alami maka sebaiknya anda melakukan perawatan kuku. 

Bagi anda yang terbiasa melakukan perawatan kuku di salon. Perawatan kuku tidak harus ke salon dengan biaya yang mahal. Kita dapat melakukan sendiri di rumah dengan biaya yang murah dan degan santai.

Alat- alat yang digunakan untuk perawatan kuku sangatlah sederhana. Peralatan tersebut antara lain: gunting kuku, bola-bola kapas, semangkuk air sabun hangat, kikir, penghilang cat kuku, krim untuk selaput kuku, kapas bertangkai dan cat kuku bening sebagai lapisan cat kuku.

Perawatan kuku yang kita lakukan hanya memerlukan waktu 30 menit. Perawatan kuku tidak hanya dengan perawatan dari luar saja, namun juga memerlukan makanan yang sehat. Dengan makanan yang sehat dapat membuat kuku menjadi sehat dan nampak indah.

Berikut ini adalah 6 cara mudah merawat kuku saat hamil:

1. Hapus cat kuku yang masih menempel

Langkah pertama adalah membersihkan kuku dari sisa cat kuku sebelumnya. Gunakan penghilang cat kuku.

2. Kikir kuku

Kikir kuku dengan bentuk lonjong. Arah pengikiran dimulai dari setiap sisi ke arah atas, menuju arah tengah kuku. Jangan kikir dengan arah bolak- balik. Pengikiran dengan arah bolak- balik dapat berakibat hasil yang kurang maksimal.

3. Pijat kuku

Pijatlah kuku dengan mengunakan krim untuk selaput kuku. Kemudian rendam kuku dengan air hangat. Gunakan sikat untuk membersihkan sisa kotoran yang menempel pada kuku.

4. Hilangkan selaput ari kuku

Gunakan kapas bertangkai yang telah diolesi dengan krim kuku. Doronglah selaput ari dengan kapas menuju ke arah tepi. Buang juga sisa kulit kuku yang mati tua. Keringkan tangan anda kemudian pijat perlahan - lahan dengan menggunakan krim pelembut tangan. Hal ini bertujuan untuk melembabkan tangan.

5. Oleskan cat kuku

Oleskan cat kuku sesuai dengan selera anda. Namun jika kuku anda rapuh, maka oleskan cat dasar terlebih dahulu. Cat dasar ini berguna untuk menguatkan kuku. Baru setelah itu oleskan cat kuku berwarna. Penggunaan cat kuku berwarna gelap akan menimbulkan efek kuku terlihat lebih panjang. Warna kuku yang pucat dapat membuat kuku tampak lebih kecil.

6. Oleskan pelindung kuku

Agar kuku menjadi keras dan tidak mudah robek, maka gunakanlah pelindung kuku. Sebaiknya gunakan pelindung kuku jika kuku anda telah benar-benar kering. Karena jika penggunaan pelindung kuku saat cat belum kering dapat membuat cat kuku tidak rata.

Mudah- mudahan dengan bertambahnya pengetahuan anda tentang 6 cara mudah merawat kuku saat hamil, anda tetap dapat tampil menarik dengan kuku yang indah.

Sabtu, 30 April 2016

10 Efek Negatif Kecanduan Game Pada Anak

10 Efek Negatif Kecanduan Game Pada Anak

Saat ini kita sangat sulit menemukan anak- anak yang sedang bermain bersama temanya di luar rumah. Terutama anak- anak yang tinggal di daerah perkotaan. Bahkan mereka tidak mengenal lagi apa itu permainan gobaksodor, layang- layang dan juga lompat tali. Yang mereka kenal adalah aplikasi game baik itu online atau offline. Banyak dari mereka yang telah katam mengotakatik aplikasi game baik itu dari gadgede, aplikasikasi PC yang dimiliki oleh orang tua mereka.  Bahayakah jika anak terlalu sering bermain game? 

Semakin berkembangnya dunia teknologi saat ini, membuat anak- anak telah mengenal yang namanya gadget dan juga aplikasi yang ada di dalamnya. Terutama aplikasi game. Baik itu game online atau game offline. Mudahnya cara mendapatkan aplikasi game tersebut,hingga membuat anak- anak dapat memasang dan mencopot aplikasi itu sendiri. 

Terkadang yang terpenting adalah anak tidak keluyuran atau bermain keluar rumah. Dan kadang kala kita juga merasa bangga jika anak kita mampu memenangkan permainan yang sangat menantang. Namun kadang kala kita sebagai orang tua lupa akan dampak negatif dari game pada anak- anak. 

Selayaknya candu, anak yang bermain game pasti berkeinginan untuk memainkannya lagi. Akan muncul keinginan untuk terus mencoba dan naik ke tingkat atau level yang lebih sulit. Waktu yang mereka gunakan untuk bermain game juga akan semakin lama. Bahkan mereka juga merelakan waktu untuk bermain bersama teman- temannya. 

Maka sangat penting sekali bagi para orang tua mengetahui efek negatif dari kebiasaan bermain geme pada anak - anak. Berikut ini akan saya paparkan 10 efek negatif kecanduan game pada anak. Efek tersebut antara lain:

1. Gangguan Mata

Efek yang paling bahaya dari bermain game yang dapat dirasakan adalah pada mata. Efek radiasi yang ditimbulkan dari game dapat membuat otot- otot mata menjadi kaku. Setelah itu anak dapat mengalami gangguan penglihatan. Efek yang lebih besar akan muncul jika bermain game dilakukan secara online. 

2. Memunculkan sikap lebih agresif

Anak yang sering memainkan permainan yang lebih menantang akan menimbulkan sikap yang lebih agresif. Hal ini biasanya dialami oleh anak aki- laki. Mereka cenderung ingin menjadi seperti apa yang ia mainkan dan selalu ingin menjadi juara. Selain itu juga anak akan memiliki watak yang lebih keras. Mereka meniru apa yang mereka mainkan.

3. Anak akan mengalami kesulitan dalam bergaul

Anak yang memiliki hobi bermain game biasanya akan lebih senang menyendiri. Mereka menghabiskan waktu mereka untuk memecahkan persoalan dalam game. Hingga membuat mereka lupa untuk berinteraksi dengan orang lain. Dampak yang paling buruk adalah saat anak berada daam lingkungan yang baru dan teman yang baru mereka akan mengalami kesulitan dalam bergaul dan mencari teman. 

4. Anak akan mengalami perasaan tertekan

Maksudnya adalah anak yang kecanduan game akan menyesal jika tidak dapat memenangkan permainan. Kadangkala perasaan itu akan terbawa saat anak tidak bermain game lagi. Mereka akan merasakan penasaran dan muncul perasaan untuk mengulangi bermain hingga memenangkan permainan. 

5. Gangguan motorik tubuh

Banyaknya waktu untuk bermain game hingga membuat tubuh anak kurang bergerak. Tubuh yang kurang bergerak akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan fisik sang anak. Dan anak akan mengalami kelebihan berat badan. Selain itu anak menjadi kurang lincah dalam gerakannya. 

6. Gangguan komunikasi

Anak yang terbiasanya menyendiri akan memiliki gangguan komunikasi dengan orang lain. Mereka akan mengalami kesulitan untuk berbicara atau memulai pembicaraan. Hingga anak akan mengalami gangguan kominikatif. 

7.  Gangguan pada kulit

Tidak banyak orang yang tahu jika bermain game dalam waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan pada kulit. Gangguan pada kulit karena bermain game disebut Hedradenitis. Penyakit ini terlihat jika muncul kemerah- merahan dan bintik kecil- kecil pada kulit. 

8. Menimbulkan masalah konsentrasi

Beberapa studi menunjukkan bahwa bermain game dapat meningkatkan konsentrasi pada anak. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychology of Popular Media Cultur 2012, mengemukakan bahwa game dapat menyakiti masalah konsentrasi. Meningkatkan konsentrasi anak dalam jangka pendek namun merusak konsentrasi dalam jangka panjang.

9. Menimbulkan masalah belajar

Anak yang telah kecanduan game biasanya akan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk bermain game. Mereka mengabaikan kegiatan membaca buku pelajaran bahkan seringkali lupa mengerjakan PR. Hal itu berakibat menurunya prestasi anak di sekolah.

10. Berbohong

Anak akan melakukan kebohongan untuk menutupi kekurangannya akibat kecanduan game. Mereka akan membohongi dirinya sendiri dan juga orang lain. Misalkan saat anak diberikan pertanyaan, siaa yang tidak belajar, pasti mereka akan menyangkal bahwa dia tidak belajar.

Pentingnya pengetahuan orang tua tentang efek negatif kecanduan game. Semoga artikel tentang 10 efek negatif kecanduan game pada anak dapat bermanfaat untuk para orang tua. 



Selasa, 26 April 2016

Manfaat dan Cara Menurunkan Panas Pada Anak

Manfaat dan Cara Menurunkan Panas Pada Anak

Anak yang sehat merupakan dambaan dari setiap ibu. Hampir semua ibu di dunia ini mendambakan buah hati yang sehat. Jika anak dalam kondisi sakit, maka itu menjadi hal yang paling buruk bagi seorang ibu. Penyakit yang sering kali muncul pada anak adalah panas. Panas adalah satu penyakit yang harus segera ditangani dengan benar. karena jika penanganan panas salah, maka anak dapat mengalami kondisi yang sangat buruk. Panas dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada otak. Maka penting sekali bagi ibu untuk mengetahui manfaat dan cara menurunkan panas pada anak. 

Biasanya ibu akan menjadi panik dan yang dia lakukan adalah sesegera mungkin mencari obat panas. Mereka lupa bahwa dalam kondisi seperti ini anak juga memerlukan kenyamanan.  Walau dalam kondisi sakit, namun rasa nyaman itu sangat penting bagi anak. Terutama rasa nyaman yang diberikan oleh seorang ibu.

Jika anak mengalami panas, maka itu dapat  menjadi salah satu indikasi dari penyakit. Karena panas bukanlah penyakit utama. Hal yang sering kita lupakan saat anak mengalami panas adalah mencari apa penyebab anak panas. 

Anak mengalami panas dapat disebabkan karena tumbuh gigi, anak akan mengalami batuk pilek, radang tenggorokan, sariyawan, tifus dan demam berdarah. Jika kita telah mengetahui penyebab anak panas, maka langkah yang selanjutnya adalah mengobati panas. Dalam mengobati panas haruslah disesuaikan dengan gejala yang ditimbulkan. 

Adakah manfaat panas pada anak ?

Jika anak mengalami panas, itu bukanlah hal yang sangat buru. Karena dari panas yang dialami anak, juga menimbulkan beberapa manfaat. Manfaat panas pada anak antara lain:

1. Dengan panas yang dialami anak dapat meningkatkan produksi interferon dan juga zat anti firus yang lainnya. Yang dapat berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus dan kuman yang masuk kedalam tubuh anak. 

2. Memberikan sinyal bahwa anak sedang terserang virus atau bakteri. Panas yang dialami anak kita merupakan reaksi tubuh yang muncul karena adanya virus atau bakteri yang menyerang anak. 

3. Panas dapat menurunkan kadar zat besi. Zat besi adalah tempat untuk berkembangnya virus dan bakteri. Mana jika zat besi menurun, maka anak akan virus dan kuman akan melemah.

Setelah mengetahui manfaat dari panas yang dialami anak, maka sebaiknya kita jangan terlalu panaik saat menghadapi anak yang sedang panas. Lalu bagaimana cara menurunkan panas pada anak?

Beberapa Cara Menurunkan Panas:

1. Mengotrol panas anak

Kita dapat membeli termometer yang banyak di jual di apotik. Dengan termometer kita dapat mengontrol berapa derajat panas yang dialami anak. Sebaiknya kita mengecek panas anak setiap empat jam sekali. 

2. Memberikan banyak minum air putih

Pemberian air putih yang banyak bertujuan agar anak tidak mengalami dehidrasi. Karena panas yang tinggi dapat menyebabkan anak kita mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Air yang kita berikan sebaiknya adalah air hangat. Jika anak masih mengkonsumsi ASI, maka lebih sering berikan ASI.

3. Mengompres anak

Saat anak panas kita dapat mengompres anak dengan air hangat. Sebaiknya jangan mengompres anak dengan air dingin. Karena pengompresan dengan air dingin dapat menyebabkan anak mengigil. Bagian- bagian lipatan seperti ketiak, selangkang dan juga pada bagian kening anak. 

4. Kenakan pakaian yang tipis

Saat anak panas jangan memakaikan pakaian yang tebal. Karena hal itu dapat meningkatkan suhu tubuhnya. Sebaiknya pilih pakaian yang berbahan tipis. 

5. Usahakan untuk tetap memberikan makan

Kita harus mengusahakan anak untuk tetap makan. Maka pilihlah makanan yang mereka inginkan dan makanan yang mudah dicernak oleh tubuh. Seperti buah jeruk, bubur halus.

6. Istirahatkan anak

Dengan istirahat yang cukup maka akan lebih mempercepat anak sembuh dari panas. Kita dapat menciptakan suasana yang tenang agar anak dapat istirahat dengan nyaman. 

7. Usahakan tidur menggunakan kelambu

Hal ini bertujuan agar anak terhindar dari gigitan nyamuk. Selain itu agar tidur anak tidak terganggu dan tetap tenang.

8. Berikan madu

Obat tradisional untuk menurunkan panas adalah dengan memberikan madu. Berikanlah madu dengan cara dicampur dengan air putih hangat. Pemberian  madu ini dapat kita lakukan sebanyak tiga kali atau lebih. 

9. Berikan obat penurun panas

Obat penurun panas atau paracetamol, sebaiknya diberikan jika panas anak telah mencapai 38 derajat. Berikan obat penurun panas sesuai dengan aturan. Jangan memberikan dalam frekuensi terlalu sering. Minimal adalah setiap 6 jam sekali. 

Karena jika penyebab panas anak belum diketahui, maka pemberian obat ini hanya dapat menurunkan panas sementara saja. Saat efek obat telah hilang maka, anak akan kembali panas. 

10. Konsultasi ke dokter anak

Jika panas anak yang dialami telah berlangsung selama tiga hari, maka langkah selanjutnya adalah konsultasikan kondisi anak ke dokter anak. Tanyakan penyakit apa yang dialami anak. Dan yang terpenting tanyalah cara penanganan yang tepat untuk mengatasi panas anak.

Semoga dengan pengetahuan kita tentang manfaat dan cara menurunkan panas pada anak, kita tidak akan menjadi panik lagi saat anak mengalami panas. Selain itu kita juga dapat melakukan hal- hal yang tepat dalam menangani panas anak. 

Rabu, 06 April 2016

Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Saat mendengarkan berita bahwa sang istri positif hamil adalah kabar yang sangat membahagiakan bagi pasangan suami istri. Apalagi bagi pasangan yang telah lama mendambakan kehadiran seorang anak. Bagi ibu hamil muda pasti bertanya- tanya jenis makanan sehat untuk ibu hamil muda. Masa awal kehamilan adalah masa yang paling krusial, yaitu masa yang membahagiakan dan juga masa yang mengkhawatirkan. Baik dari kondisi fisik atau kondisi emosional. 

Masa awal kehamilan biasanya seorang ibu juga kehilangan nafsu makan. Bahkan tak jarang yang memiliki kekhawatiran berlebihan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Yang seharusnya pada masa kehamilan seorang ibu sangat memerlukan makanan yang memiliki kandungan gizi cukup dan sehat. Karena makanan tersebut juga akan diserap janin untuk tumbuh kembangnya selama dalam kandungan.

Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Membiasakan diri untuk makan secara sehat dan teratur harus kita lakukan sedini mungkin. Karena kebiasaan kita makan sebelum hamil, sedikit banyak akan mempengaruhi pola makan saat hamil. Dengan pola makan yang teratur saat hamil akan melindungi kita dari berbagai penyakit. Seperti mual dan kembung saat pagi hari dan sore hari. 

Disarankan untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi lengkap. Namun dalam memilih makanan juga harus selektif. Jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan produk olahan. Karena makanan tersebut mengandung bahan pengawet. Sebaiknya anda lebih banyak mengkonsumsi makanan segar. Seperti buah- buahan, sayuran, kacang- kacangan, telur serta yogurt. 

Agar kita tidak merasa bosan dengan jenis makanan yang itu- itu saja, sebaiknya kita susun menu makan yang bervariatif. Jika anda hendak membeli makanan siap saji atau olahan, sebaiknya lihatlah label makanan sebelum membelinya. 

Untuk ibu hamil harus mewaspadai makananan yang mengendung zat tambahan seperti: E 123 (amaranth), E24 (tart razine), E249 (potasium nitrit), E 250 ( sodium nitrit dan nitrat), E 321 (BHT), E 321 (BHT) dan E 621 (monosodium glumate). 

Di bawah ini jenis makanan sehat untuk ibu hamil muda adalah:

1. Protein

Protein sangat diperlukan tubuh kita sebagai zat pembangun tubuh. Protein digunakan tubuh untuk mengganti sel- sel yang rusak, pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Bahan makanan yang mengandung banyak protein  seperti: ikan, daging, keju, telur, susu dan juga kacang- kacangan. 

2. Karbohidrat

Karbohidrat digunakan tubuh sebagai sumber energi, cadangan makanan dan mempertahankan suhu tubuh. Sumber karbohidrat antara lain Serelalia ( beras, jagung, gandum), umbi- umbian (kentang, ubi, singkong) mie, bihun serta makaroni.

3. Vitamin

Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur dan perlindungan tubuh. Vitamin dapat mencegah penyakit, namun jika kita kekurangan vitamin dapat menyebabkan penyakit avitaminosis. Jika dalam masa kehamilan kekurangan salah satu jenis kandungan vitamin akan berakibat buruk untuk janin kita. Oleh sebab itu saat hamil, pastikan makanan yang kita konsumsi mengandung vitamin yang bermanfaat.

Jenis vitamin yang diperlukan tubuh saat hamil antara lain:

a. Vitamin A

Vitamin A terdapat dalam minyak ikan, ginjal, hati, kuning telur, sayuran hijau, buah- buahan yang berwarna kuning kemerah- merahan seperti pepaya, mangga, tomat, labu kuning.

b. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks, untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung berfungsi normal. Konsumsilah makanan biji- bijian, roti, hati, makanan yang mengandung ragi, sayur- sayuran hijau, daging, ikan , telur, keju, alpukat, pisang, kerang- kerangan.

c. Vitamin C

Vitamin C digunakan tubuh untuk mencegah infeksi. Banyaklah mengkonsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C. Seperti jeruk, pepaya, tomat. Kita juga dapat mengkonsumsi sayur seperti cabai hijau, kembang kol dan masih banyak yang lain.

d. Vitamin E

Vitamin E berfungsi untuk pembentukan sel darah merahyang sehat. Makanlah lembaga biji- bijian terutama gandum, kacang- kacangan, minyak sayur, sayuran hijau, kuning telur dan alpukat.

4. Zat Besi

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi sangatlah perlu untuk ibu hamil. Karena zat besi akan diperlukan oleh plasenta. Di mana plasenta digunakan janin sebagai sebagai saluran mengambil zat gizi dan makanan dari tubuh sang ibu. Jadi kesehatan plasenta sangatlah penting bagi ibu hamil.

5. Air Putih

Dalam kondisi normal kita memerlukan air putih sebanyak 8 gelas dalam satu hari. Apalagi dalam kondisi hamil, kita memerlukan lebih banyak air putih. Agar kita terhindar dari dehidrasi. Karena ibu hamil lebih sering buang air kecil daripada saat dalam kondisi normal.

Tidak semua makanan baik untuk di konsumsi ibu hamil. Karena ada makanan yang mengandung zat yang kurang baik bagi kesehatan, bahkan berbahaya bagi kondisi tubuh ibu hamil dan janin. Misalnya kafein yang terkandung dalam kopi, teh dan cola-cola. Walaupun belum ada yang membuktikan bahwa kafein berbahaya bagi janin, namun dokter biasanya melarangnya. Oleh karena itu ibu hamil harus memiliki pengetahuan tentang jenis makanan sehat bagi ibu hamil muda.



Selasa, 29 Maret 2016

Gejala Penyakit Kanker Serviks dan Obat Kanker Serviks

Gejala Penyakit Kanker Serviks dan Obat Kanker Serviks

Banyak sekali penyakit berbahaya mengintai kaum wanita. Salah satunya adalah penyakit kanker serviks atau lebih terkenal dengan kanker mulut rahim. Kanker serviks adalah penykit yang sangat menakutkan bagi wanita. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika kita mengetahui gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks

Dari banyaknya penyakit kanker, sepertigannya adalah kanker serviks. Dari data WHO kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian yang menduduki peringkat teratas. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang pada organ reproduksi wanita. Yaitu di bagian bawah wanita tepatnya di daerah kemaluan wanita dan mulut rahim. 

Namun sayangnya minimnya pengetahuan wanita tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, hingga berakibat penderita kanker serviks tidak terdeteksi sejak awal. Para penderita kanker serviks mulai menyadari bahwa dia terkena penyakit itu setelah kondisi mereka mulai melemah dan dalam stadium lanjut.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, kita juga perlu mengetahui pengertian dan tanda- tanda penyakit kanker serviks.

Pengertian kanker serviks

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim adalah pintu masuk menuju rahim dari vagina. Penyakit kanker serviks menyerang penderitanya tanpa mengenal usia. Namun umumnya kanker serviks ini menyerang wanita yang aktif secara seksual yaitu antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang diderita oleh wanita yang berusia di bawah 25 tahun.

Penyebab kanker serviks

Setiap penyakit di dunia ini pasti ada penyebabnya. Namun kadang- kadang kita kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab dari seriap penyakit. Untuk penyakit kanker serviks sendiri juga memili beberapa penyebab.  Dengan mengetahui apa penyebab kanker serviks, kita sebagai wanita dapat lebih menjaga diri agar tidak terserang penyakit ini.

Kanker servik disebabkan oleh virus yang bernama Human Popilloma Virus (HPV). Virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah jenis virus HPV tipe 16 dan 18. Penyakit ini harus kita waspadai karena virus HPV dapat menyebar dan berpindah tempat. Virus ini dapat berpindah tempat melalui cairan bahkan juga melalui penggunaan WC. WC yang jarang dibersihkan  dapat menjadi tempat bersarangnya virus HPV. Efek yang paling menakutkan adalah virus ini dapat menular ke pengguna WC yang lain.

Berganti- gatian pasangan atau berhubungan dengan banyak orang juga dapat menjadi penyebab kanker serviks. Berhubungan intim dalam usia yang masih dini dan sistem kekebalan tubuh yang tidak sehat juga dapat menjadi penyebab kanker sesviks.

Selain itu kebiasaan yang kurang baik juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Bagi anda wanita perokok haruslah lebih waspada dari ancaman kanker serviks. Selain itu kekurangan vitamin C dan E serta asam folat juga menjadi salah satu pemnicu kanker serviks.

Gejala penyakit kanker serviks

Setelah anda mengetaui pengertian dan penyebab kanker serviks. Marilah kita bahas tentang gejala penyakit kanker serviks. Gejala penyakit kanker serviks sering kali tidak kita sadari. Jika  gajala penyakit kanker serviks diketahu lebih awal, maka dapat ditangani sejak awal pula.

Gejala penyakit kanker serviks adalah:

1. Gejala Stadium awal

Gejala kanker serviks pada stdium awal pada umumnya belum dapat dirasakan. Karena tidak adanya gejala yang nampak pada stadium awal maka langkah terbaik sebagai wanita adalah melakukan tes pap smear atau melakukan jenis tes lain. Yang tujuannya adalah untuk megetahui kita terinveksi virus HPV atau tidak.

2. Stadium Sedang

Jika di stadium awal gejala kanker serviks belum terlihat, namun di stadium ini gejalanya mulai tampak. Jika anda mengalami gejala seperti yang di bawah ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Adapun gejala- gejala kanker serviks di stadium sedang adalah sebagai berikut:

a. Pendarahan pada bagian vagina

Pendarahan pada bagian vagina biasanya ditandai dengan datangnya siklus haid yang tidak lancar. Selain itu juga terjadi keputihan yang bercampur dengan darah. Selain itu jika anda adalah pasangan suami isteri, dapat ditandai dengan keluarnya darah di bagian vagina setelah melakukan hubungan intim. Bila telah memasuki usia monopous jika terkena penyakit kanker serviks juga ditandai dengan adanya pendarahan di vagina. Jika hal itu terjadi pada anda segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan.

b. Nyeri pada pinggul

Jika anda merasakan nyeri pada pinggul tanpa ada sebab dan sebelumnya anda belum pernah merasakannya, maka sebaiknya anda segera berkonsultasi kepada dokter. Karena bisa jadi itu adalah salah satu indikasi dari penyakit kanker serviks

c. Merasakan sakit saat berhubungan intim

Jika anda merasakan kesakitan saat berhubungan intim dengan pasangan, setelah anda mengalami horni. Maka sangat disarankan anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.

d. Keputihan yang berlebihan

Jika anda mengalami keputihan yang berlebihan serta bercampur dengan darah. Itu adalah salah satu indikasi penyakit kanker serviks.

3. Stadium Lanjut

Pada posisi stadium lanjut ini proses penyembuhan kanker serviks akan lebih sulit. Ciri- ciri kanker serviks di stadium lanjut adalah:

a. Sakit punggung
b. Nyeri tulang dapat disertai patah tulang
c. Mudah lelah atau capek
d. Keluarnya urine dan veses dari vagina
e. Nyeri pada kaki disertai dengan kaki bengkak
f. Menurunnya nafsu makan dan berat badan

Semakin awal kanker serviks terdeteksi, maka semakin cepat dan mudah proses penanganan dan penyembuhanya. Masa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:
a. Stadium 1 – 80-99 persen
b. Stadium 2 – 60-90 persen
c. Stadium 3 – 30-50 persen
d. Stadium 4 – 20 persen

Obat kanker serviks

Jika anda difonis menderita kanker serviks, janganlah khawatir dan terpuruk. Karena sistem kedokteran saat ini telah maju pesat. Selain itu faktanya kanker serviks dapat disembuhkan dengan metode yang benar.

Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks konvensional, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.

Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan konvensional ini akan lebih panjang.

Ada pula teknologi terbaru pengobatan kanker serviks berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel, dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, biaya yang harus Anda persiapkan guna mendapatkan bentuk terapi ini relatif besar, tempatnya pun berada di luar negeri.













Senin, 21 Maret 2016

Obat Pilek Pada Bayi dan Mengatasi Hidung Tersumbat

Obat Pilek Pada Bayi dan Mengatasi Hidung Tersumbat

Penyakit pilek pada anak-anak, khususnya pada balita atau bayi memang menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua. Jika hal ini benar-benar terjadi pada anak, tentu saja akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan rasa takut jika sesuatu hal yang buruk terjadi pada buah hati kesayangan.

Pilek pada anak dan bayi merupakan hal yang lazim. Namun hal itu sangat mengganggu  aktivitas anak karena akan muncul rasa yang tidak nyaman. Selain itu juga menjadi hal yang menyedihkan bagi orang tua. Karena anak akan menjadi rewel dan cenderung selalu merajuk.

Penyakit pilek selalu diawali dengan munculnya panas yang tinggi dan rasa nyeri pada anak. Apalagi jika pilek itu menimpa bayi kita yang masih kecil. Mereka hanya bisa merengek. Oleh sebab itu obat pilek pada bayi sangat banyak dicari.

Pilek pada bayi ditandai dengan keluarnya cairan bening dari hidung. Setelah satu minggu dapat berubah menjadi kekuning- kuningan dan kehijauan. Selain itu cairan akan mengental. Jika cairan itu telah mengental dan dengan jumlah yang banyak dapat mengakibatkan hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat dapat menyebabkan pernafasan pada bayi tidak lancar. 

Pada saat malam hari, anak yang mengalami hidung tersumbat biasanya tidak dapat tidur dengan nyenyak dan rewel. Pastinya sebagai orangtua, tidak menginginkan anaknya mengalami sakit. Walau hanya pilek. Kita juga harus mengetahui obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat

Ada beberapa cara aman yang dapat dilakukan ibu di rumah. Inilah cara mengobati pilek pada bayi antara lain:

1. Memberikan makanan yang banyak mengandung protein

Pilek disebabkan oleh virus dan sebenarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Dengan sistem imun yang baik maka penyakit pilek dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk membentuk imun yang baik maka diperlukan protein. Maka pastikan anda selalu memberikan makanan yang banyak mengandung protein pada anak anda. Apalagi saat anak sedang mengalami sakit, makanan yang mengandung banyak protein sangat diperlukan. Makanan yang banyak mengandung protein seperti: telur, ayam, ikan, dan susu. 

2. Pilih obat pilek yang aman untuk bayi dan anak anda

Obat pilek kimia tidak dapat langsung menyembuhkan pilek, namun hanya dapat meredakan gejalanya saja. Oleh sebab itu, jika bayi terkena pilek, pilihlah obat yang aman. Anda juga dapat memilih obat tradisional. Biasanya obat tradisional tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi si kecil.

Untuk obat tradisional, anda dapat menggunakan jeruk nipis dan madu yang dicampur dengan segelas air hangat. Minumkan pada anak kita, hingga dia akan merasakan pernafasan yang lebih baik.

Namun jika anda memilih obat kimia, pilihlah obat yang khusus untuk anak. Pilih obat dengan dosis rendah dan sesuaikan dengan berat badan anak anda. Kita harus pandai memilih obat yang aman bagi anak kita. Jika pengobatan telah kita lakukan selam tiga hari, namun pilek tak kunjung reda segera bawa anak anda ke dokter anak.

3. Berikan jus jambu

Buah jambu banyak sekali mengandung vitamin C. Kandungan vitamin C yang banyak dapat meningkatkan kekebalan atau sistem imun pada anak. Jika usia anak anda telah di atas 6 bulan, maka anda dapat memberikan jus jambu. pemberian jus jambu dapat dilakukan sebanyak dua kali. Yaitu pada pagi hari saat anak belum makan dan sore hari.

Namun pemberian jus jambu tidak disarankan untuk anak yang memiliki gangguan pencernaan. Karena dapat menyebabkan perut anak menjadi perih dan sakit. 

4. Tidur atau istirahat yang cukup 

Hasil penelitian dari dokter anak di Saint Augustine, Florida mengemukakan bahwa istirahat yang cukup dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Dengan sistem imun yang tinggi maka anak anda akan semakin kebal dengan penyakit. Maka untuk itu janganlah ragu untuk mengistirahatkan anak anda dari aktifitas. Termasuk juga aktifitas sekolah. Hal ini bertujuan agar anak yang terkena pilek dapat segera sembuh.

5. Berikan makanan atau minuman yang banyak mengandung probiotik

Bakteri baik yang ada dalam makanan seperti yogurt dan kefir, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Anak- anak yang mengkonsumsi makanan tersebut dapat terhindar dari berbagai penyakit. Seperti gangguan pernafasan, batuk dan pilek. Anak- anak usia 3-5 tahun yang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kultur Lactobacilus dengan aktif dapat terhindar dari penyakit pilek. Bahkan pada saat musim dingin atau penghujan tiba. 

6. Berikan banyak minum

Pemberian banyak minum bertujuan agar anak terhindar dari bahaya dehidrasi. Jika anak anda usia di bawah 6 tahun, maka disarankan untuk memperbanyak pemberian ASI (Air Susu Ibu). Usahakan ada menyusui anak sesering mungkin. Karena dengan pemberian banyak ASI dapat melindungi si kecil dari beberapa kuman. 

Namun jika usia anak anda diatas 6 bulan berikanlah banyak air putih. Sebaiknya air putih yang kita berikan adalah yang hangat. Dengan pemberian banyak air minum hangat dapat membantu mengencerkan cairan pilek. 

7. Hindarkan anak dari asap rokok

Apabila dilingkungan tempat tinggal ada yang merokok dan balita anda sedang mengalami pilek sebaiknya hindarkan balita anda dari asap rokok. Hasil dari sebuah penelitian mengemukakan bahwa anak yang sedang pilek dan lingkungannya banyak asap rokok, memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh dari penyakitnya. Berbeda dengan anak yang tidak terpapar asap rokok, dia akan lebih cepat sembuh dari penyakitnya. 

Penyakit pilek biasanya selalu disertai dengan hidung tersumbat. Jika lendir mulai mengental, maka dapat menyumbat saluran pernafasan. Berikut ini cara mengatasi hidung tersumbat, yaitu:

1. Bersihkan cairan atau lendir yang mengeras pada hidung 

Bersihkan cairan atau lendir pada hidung, dengan menggunakan kapas yang dibasahi air hangat. Bersihkan dengan hati- hati, karena pada saat pilek hidung anak akan menjadi lebih sensitif. Jangan menggunakan alat yang keras dan kasar,karena dapat melukai hidung anak. 

2. Gunakan garam

GAram bermanfaat untuk mengencerkan lendir atau cairan yang mengeras. Caranya adalah dengan meneteteskan cairan garam di ujung hidung sikecil. Kemudian gunakan alat penyedot ingus untuk membersihkan hidung bayi. Yang perlu diperhatikan saat menyedot ingus, jangan lah terlalu keras. Agar hidung bayi tidak mengalami luka. 

3. Atur posisi tidur anak atau bayi

Saat hidung bayi tersumbat, mengatur posisi tidur yang baik akan melegakan sistem pernafasan. Posisikan kepala bayi agak tinggi dari tubuhnya. Miringkan bayi kekanan jika yang tersumbat adalah hidung kiri. Dan sebaliknya miringkan ke kiri, jika hidung bayi yang tersumbat adalah sebelah kanan. 

4. Hangatkan tubuh bayi

Berikanlah rasa hangat bagi tubuh bayi anda. Tubuh yang hangat dapat melegakan pernafasan. Saat mandi, mandikanlah anak dengan air hangat. Setelah anak mandi, jemur anak pada saat matahari agi. Penjemuran ini sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9. 

Selain itu hindarkan anak atau bayi anda dari ruangan yang ber- AC. Karena suhu dingi pada AC dapat memperparah kondisi pilek yang dialami anak. Sebelum anak tidur, kita juga dapat mengoleskan minyak yang dapat menghangatkan tubuh anak. 

5. Lakukan Penguapan 

Penguapan atau inhalasi dapat kita lakukan sendiri di rumah. Penguapan dilakukan dengan cara meneteskan minyak telon atau minyak kayu putih pada air panas. letakkan cairan tersebut di kamar. Biarkan si kecil atu bayi anda menghirup uap yang muncul. Penguapan dapat membantu anak anda melegakan pernafasan. 

Selain itu kita juga dapat memposisikan bayi pada posisi telungkup. Biarkan wajah bayi menghadap air hangat. Car ini akan mempercepat bayi menghirup uap yang muncul. 

6. Tepuk perlahan punggung bayi atau anak

posisikan anak anda dalam posisi tengkurap. Berikan tepukan perlahan dibagian punggung. Tepukan yang kita berikan dapat meringankan pernafasan yang disebabkan oleh hidung tersumbat.

7. Sinari punggung anak atau balita

Di saat matahari tidak terbit, kita dapat melakukan penyinaran sendiri dengan menggunakan lampu bohlam. Posisikan anak tengkurap, sinari bagian punggung dan jika telah terasa hangat ubah posisi anak. Sinari bagian depan. Penyinaran ini bertujuan agar cairan yang mengeras dapat mencair. Atur jarak bohlam dengan tubuh anak. Jangan menyinari dengan jarak terlalu dekat. Jika jarak terlalu dekat akan membuat anak merasa kepanasan.  

Anak- anak dan bayi yang belum memiliki sistem imun yang sempurna akan lebih mudah terserang penyakit. Terutama penyakit panas, batuk dan pilek. Maka anda sebagai orang tua harus mempunyai pengetahuan tentang obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat. 












Kamis, 17 Maret 2016

6 Tips Jitu Mengajari Anak Kebiasaan Sikat Gigi

6 Tips Jitu Mengajari Anak Kebiasaan Sikat Gigi

Kesehatan Ibu dan Anak- Membiasakan anak sikat gigi adalah kebiasaan yang sangat baik. Kegiatan menggosok gigi sebenarnya merupakan kebiasaan yang menyenangkan. Namun kita memerlukan beberapa teknik agar anak mau melakukan kebiasaan sikat gigi. Kebiasaan sikat gigi, harus dilakukan sedini mungkin. Jika hal itu kita lakukan maka anak tidak akan mengalami gangguan pada giginya. Seperti gangguan gigi berlubang, sakit gigi dan gigi berubah warna menjadi hitam.

Penting sekali bagi orang tua untuk mengajarkan anak kebiasaan sikat gigi. Apalagi saat anak mulai makan- makanan yang beragam. Seperti coklat, permen, kembang gula, kue dan makanan manis lainnya. Dengan banyak mengkonsumsi makanan manis akan membuat gigi anak menjadi berlubang.

Namun biasanya tidak semua anak mau merawat gigi mereka. Kita harus menggunakan teknik- teknik yang menyenangkan agar anak mau sikat gigi mereka. Selain itu kita juga harus sabar.

Berikut ini 6 tips yang dapat dilakukan orang tua, agar anak melakukan kebiasan sikat gigi:

1. Ajari anak kebiasaan sikat gigi sedini mungkin

Gigi anak mulai tumbuh di usia 6-8 bulan, namun mulai tumbuh lengkap di usia 2 tahun. Namun kebiasaan membersihkan mulut harus dilakukan sedini mungkin. Yaitu sehabis bayi minum susu. Gunakanlah kasa yang dibasahi air matang untuk membersihkan lidah anak. Lidah anak juga penting untuk dibersihkan. 

Setelah gigi anak mulai tumbuh, dapat dibantu dengan sikat gigi yang lembut. Biasakan anak untuk sikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari. Terutama pada malam hari, sebelum anak tidur. Usahakan setelah anak menggosok gigi, untuk tidak makan dan minum lagi. Karena hal itu dapat membuat gigi karies dan berlubang. 

Saat anak mulai masuk usia 12 bulan, mulai ajari untuk sikat gigi sendiri.Ajari dengan cara yang menyenangkan. Karena di usia ini kemampuan motorik anak mulai berkembang. Anak juga mulai dapat  memegang sikat gigi sendiri. 

2. Ajak anak saat membeli sikat gigi dan pasta gigi

Ajaklah anak saat anda membeli sikat gigi. Karena saat ini banyak sekali varian dari sikat gigi. Biarkan anak memilih sikat gigi yang mereka sukai. Karena dengan membiarkannya memilih sikat gigi yang mereka sukai, kita akan lebih mudah saat mengajak anak sikat gigi. Anak cenderung lebih menyukai apa yang mereka pilih sendiri dari pada yang anda paksakan.

Beri kebebasan juga saat anak memilih pasta gigi. Biarkan mereka memilih rasa yang mereka sukai. Karena saat ini banyak sekali varian rasa dari pasta gigi. Jangan memaksakan anak untuk menggunakan pasta gigi dengan rasa yang tidak mereka sukai.

3. Ceritakan pada anak tentang hal-hal yang baik tentang kebiasaan sikat gigi

Saat ini telah tersedia poster yang bergambar gigi. Belilah poster yang berganbar gigi rusak atau berlubang dan poster gigi sehat. Tunjukkan poster tersebut kepada anak anda. Gunakan poster tersebut untuk menceritakan pentingnya sikat gigi. 

Ajak anak untuk berimajinasi dengan menggunakan poster tersebut. Ceritakan penyebab gigi rusak ceritakan pula akibat yang timbul akibat gigi rusak. Ceritakan pula hal-hal yang membuat gigi sehat. Jangan lupa menceritakan manfaat memiliki gigi sehat.

4. Tunjukkan kebiasaan anda sikat gigi pada anak

Anak dapat diibaratkan sebagai mesin foto copy. Mereka akan meniru kebiasaan yang dilakukan orang tuanya. Dengan menunjukkan kebiasaan anda menggosok gigi dapat memberikan contoh nyata kebiasaan yang baik. Selain itu juga dalam memgajarkan sesuatu pada anak tidak hanya menggunakan teori saja. Namun juga harus dengan contoh yang nyata. Sanggat penting sekali jika anak mengetahui kalau orang tuanya juga melakukan kebiasaan baik sikat gigi.

5. Tunggui anak saat sikat gigi

Menunggu anak saat menggosok gigi perlu kita lakukan. Hal ini bertujuan agar kita dapat mengevaluasi cara anak menggosok gigi. Jika cara menggosok gigi anak masih salah, kita dapat langsung memberikan contoh menggosok gigi yang benar. Kebiasaan menggosok gigi yang benar sanggatlah perlu kita ajarkan pada anak. Agar mereka tidak terbiasa menggosok gigi dengan cara yang salah.

Cara menggosok gigi yang benar adalah posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat di daerah perbatasan gigi dan gusi. Gerakan sikat dengan cara memutar. Selain itu kita juga perlu mengajarkan cara membersihkan lidah. Agar nafas anak lebih segar.

6. Ajak anak ke dokter gigi

Dengan rutin mengajak anak pergi ke dokter gigi, dapat mencegah gigi berlubang pada anak sejak awal. Sebaiknya anak diajak ke dokter gigi saat mereka berusia satu tahun. Karena kerusakan gigi biasanya dimulai saat anak berusia dua tahun. Biasakan anak untuk mengunjungi doter gigi enam bualan sekali untuk memeriksa kesehatan giginya. Selain itu  dokter juga dapat membantu kita dalam menjelaskan pentingnya sikat gigi.

Kebiasaan sikat gigi yang baik sanggatlah berguna. Manfaatnya dapat dirasakan hingga anak tumbuh dewasa. Jadi untuk anda para orang tua lakukan enam tips agar anak melakukan kebiasaan sikat gigi.