Penyakit pilek pada anak-anak, khususnya pada balita atau bayi memang menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua. Jika hal ini benar-benar terjadi pada anak, tentu saja akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan rasa takut jika sesuatu hal yang buruk terjadi pada buah hati kesayangan.
Pilek pada anak dan bayi merupakan hal yang lazim. Namun hal itu sangat mengganggu aktivitas anak karena akan muncul rasa yang tidak nyaman. Selain itu juga menjadi hal yang menyedihkan bagi orang tua. Karena anak akan menjadi rewel dan cenderung selalu merajuk.
Penyakit pilek selalu diawali dengan munculnya panas yang tinggi dan rasa nyeri pada anak. Apalagi jika pilek itu menimpa bayi kita yang masih kecil. Mereka hanya bisa merengek. Oleh sebab itu obat pilek pada bayi sangat banyak dicari.
Pilek pada bayi ditandai dengan keluarnya cairan bening dari hidung. Setelah satu minggu dapat berubah menjadi kekuning- kuningan dan kehijauan. Selain itu cairan akan mengental. Jika cairan itu telah mengental dan dengan jumlah yang banyak dapat mengakibatkan hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat dapat menyebabkan pernafasan pada bayi tidak lancar.
Pada saat malam hari, anak yang mengalami hidung tersumbat biasanya tidak dapat tidur dengan nyenyak dan rewel. Pastinya sebagai orangtua, tidak menginginkan anaknya mengalami sakit. Walau hanya pilek. Kita juga harus mengetahui obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat.
Ada beberapa cara aman yang dapat dilakukan ibu di rumah. Inilah cara mengobati pilek pada bayi antara lain:
1. Memberikan makanan yang banyak mengandung protein
Pilek disebabkan oleh virus dan sebenarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Dengan sistem imun yang baik maka penyakit pilek dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk membentuk imun yang baik maka diperlukan protein. Maka pastikan anda selalu memberikan makanan yang banyak mengandung protein pada anak anda. Apalagi saat anak sedang mengalami sakit, makanan yang mengandung banyak protein sangat diperlukan. Makanan yang banyak mengandung protein seperti: telur, ayam, ikan, dan susu.
2. Pilih obat pilek yang aman untuk bayi dan anak anda
Obat pilek kimia tidak dapat langsung menyembuhkan pilek, namun hanya dapat meredakan gejalanya saja. Oleh sebab itu, jika bayi terkena pilek, pilihlah obat yang aman. Anda juga dapat memilih obat tradisional. Biasanya obat tradisional tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi si kecil.
Untuk obat tradisional, anda dapat menggunakan jeruk nipis dan madu yang dicampur dengan segelas air hangat. Minumkan pada anak kita, hingga dia akan merasakan pernafasan yang lebih baik.
Namun jika anda memilih obat kimia, pilihlah obat yang khusus untuk anak. Pilih obat dengan dosis rendah dan sesuaikan dengan berat badan anak anda. Kita harus pandai memilih obat yang aman bagi anak kita. Jika pengobatan telah kita lakukan selam tiga hari, namun pilek tak kunjung reda segera bawa anak anda ke dokter anak.
3. Berikan jus jambu
Buah jambu banyak sekali mengandung vitamin C. Kandungan vitamin C yang banyak dapat meningkatkan kekebalan atau sistem imun pada anak. Jika usia anak anda telah di atas 6 bulan, maka anda dapat memberikan jus jambu. pemberian jus jambu dapat dilakukan sebanyak dua kali. Yaitu pada pagi hari saat anak belum makan dan sore hari.
Namun pemberian jus jambu tidak disarankan untuk anak yang memiliki gangguan pencernaan. Karena dapat menyebabkan perut anak menjadi perih dan sakit.
4. Tidur atau istirahat yang cukup
Hasil penelitian dari dokter anak di Saint Augustine, Florida mengemukakan bahwa istirahat yang cukup dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Dengan sistem imun yang tinggi maka anak anda akan semakin kebal dengan penyakit. Maka untuk itu janganlah ragu untuk mengistirahatkan anak anda dari aktifitas. Termasuk juga aktifitas sekolah. Hal ini bertujuan agar anak yang terkena pilek dapat segera sembuh.
5. Berikan makanan atau minuman yang banyak mengandung probiotik
Bakteri baik yang ada dalam makanan seperti yogurt dan kefir, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Anak- anak yang mengkonsumsi makanan tersebut dapat terhindar dari berbagai penyakit. Seperti gangguan pernafasan, batuk dan pilek. Anak- anak usia 3-5 tahun yang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kultur Lactobacilus dengan aktif dapat terhindar dari penyakit pilek. Bahkan pada saat musim dingin atau penghujan tiba.
6. Berikan banyak minum
Pemberian banyak minum bertujuan agar anak terhindar dari bahaya dehidrasi. Jika anak anda usia di bawah 6 tahun, maka disarankan untuk memperbanyak pemberian ASI (Air Susu Ibu). Usahakan ada menyusui anak sesering mungkin. Karena dengan pemberian banyak ASI dapat melindungi si kecil dari beberapa kuman.
Namun jika usia anak anda diatas 6 bulan berikanlah banyak air putih. Sebaiknya air putih yang kita berikan adalah yang hangat. Dengan pemberian banyak air minum hangat dapat membantu mengencerkan cairan pilek.
7. Hindarkan anak dari asap rokok
Apabila dilingkungan tempat tinggal ada yang merokok dan balita anda sedang mengalami pilek sebaiknya hindarkan balita anda dari asap rokok. Hasil dari sebuah penelitian mengemukakan bahwa anak yang sedang pilek dan lingkungannya banyak asap rokok, memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh dari penyakitnya. Berbeda dengan anak yang tidak terpapar asap rokok, dia akan lebih cepat sembuh dari penyakitnya.
Penyakit pilek biasanya selalu disertai dengan hidung tersumbat. Jika lendir mulai mengental, maka dapat menyumbat saluran pernafasan. Berikut ini cara mengatasi hidung tersumbat, yaitu:
1. Bersihkan cairan atau lendir yang mengeras pada hidung
Bersihkan cairan atau lendir pada hidung, dengan menggunakan kapas yang dibasahi air hangat. Bersihkan dengan hati- hati, karena pada saat pilek hidung anak akan menjadi lebih sensitif. Jangan menggunakan alat yang keras dan kasar,karena dapat melukai hidung anak.
2. Gunakan garam
GAram bermanfaat untuk mengencerkan lendir atau cairan yang mengeras. Caranya adalah dengan meneteteskan cairan garam di ujung hidung sikecil. Kemudian gunakan alat penyedot ingus untuk membersihkan hidung bayi. Yang perlu diperhatikan saat menyedot ingus, jangan lah terlalu keras. Agar hidung bayi tidak mengalami luka.
3. Atur posisi tidur anak atau bayi
Saat hidung bayi tersumbat, mengatur posisi tidur yang baik akan melegakan sistem pernafasan. Posisikan kepala bayi agak tinggi dari tubuhnya. Miringkan bayi kekanan jika yang tersumbat adalah hidung kiri. Dan sebaliknya miringkan ke kiri, jika hidung bayi yang tersumbat adalah sebelah kanan.
4. Hangatkan tubuh bayi
Berikanlah rasa hangat bagi tubuh bayi anda. Tubuh yang hangat dapat melegakan pernafasan. Saat mandi, mandikanlah anak dengan air hangat. Setelah anak mandi, jemur anak pada saat matahari agi. Penjemuran ini sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9.
Selain itu hindarkan anak atau bayi anda dari ruangan yang ber- AC. Karena suhu dingi pada AC dapat memperparah kondisi pilek yang dialami anak. Sebelum anak tidur, kita juga dapat mengoleskan minyak yang dapat menghangatkan tubuh anak.
5. Lakukan Penguapan
Penguapan atau inhalasi dapat kita lakukan sendiri di rumah. Penguapan dilakukan dengan cara meneteskan minyak telon atau minyak kayu putih pada air panas. letakkan cairan tersebut di kamar. Biarkan si kecil atu bayi anda menghirup uap yang muncul. Penguapan dapat membantu anak anda melegakan pernafasan.
Selain itu kita juga dapat memposisikan bayi pada posisi telungkup. Biarkan wajah bayi menghadap air hangat. Car ini akan mempercepat bayi menghirup uap yang muncul.
6. Tepuk perlahan punggung bayi atau anak
posisikan anak anda dalam posisi tengkurap. Berikan tepukan perlahan dibagian punggung. Tepukan yang kita berikan dapat meringankan pernafasan yang disebabkan oleh hidung tersumbat.
7. Sinari punggung anak atau balita
Di saat matahari tidak terbit, kita dapat melakukan penyinaran sendiri dengan menggunakan lampu bohlam. Posisikan anak tengkurap, sinari bagian punggung dan jika telah terasa hangat ubah posisi anak. Sinari bagian depan. Penyinaran ini bertujuan agar cairan yang mengeras dapat mencair. Atur jarak bohlam dengan tubuh anak. Jangan menyinari dengan jarak terlalu dekat. Jika jarak terlalu dekat akan membuat anak merasa kepanasan.
Anak- anak dan bayi yang belum memiliki sistem imun yang sempurna akan lebih mudah terserang penyakit. Terutama penyakit panas, batuk dan pilek. Maka anda sebagai orang tua harus mempunyai pengetahuan tentang obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar