Banyak sekali penyakit berbahaya mengintai kaum wanita. Salah satunya adalah penyakit kanker serviks atau lebih terkenal dengan kanker mulut rahim. Kanker serviks adalah penykit yang sangat menakutkan bagi wanita. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika kita mengetahui gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks.
Dari banyaknya penyakit kanker, sepertigannya adalah kanker serviks. Dari data WHO kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian yang menduduki peringkat teratas. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang pada organ reproduksi wanita. Yaitu di bagian bawah wanita tepatnya di daerah kemaluan wanita dan mulut rahim.
Namun sayangnya minimnya pengetahuan wanita tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, hingga berakibat penderita kanker serviks tidak terdeteksi sejak awal. Para penderita kanker serviks mulai menyadari bahwa dia terkena penyakit itu setelah kondisi mereka mulai melemah dan dalam stadium lanjut.
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, kita juga perlu mengetahui pengertian dan tanda- tanda penyakit kanker serviks.
Pengertian kanker serviks
Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim adalah pintu masuk menuju rahim dari vagina. Penyakit kanker serviks menyerang penderitanya tanpa mengenal usia. Namun umumnya kanker serviks ini menyerang wanita yang aktif secara seksual yaitu antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang diderita oleh wanita yang berusia di bawah 25 tahun.
Penyebab kanker serviks
Setiap penyakit di dunia ini pasti ada penyebabnya. Namun kadang- kadang kita kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab dari seriap penyakit. Untuk penyakit kanker serviks sendiri juga memili beberapa penyebab. Dengan mengetahui apa penyebab kanker serviks, kita sebagai wanita dapat lebih menjaga diri agar tidak terserang penyakit ini.
Kanker servik disebabkan oleh virus yang bernama Human Popilloma Virus (HPV). Virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah jenis virus HPV tipe 16 dan 18. Penyakit ini harus kita waspadai karena virus HPV dapat menyebar dan berpindah tempat. Virus ini dapat berpindah tempat melalui cairan bahkan juga melalui penggunaan WC. WC yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat bersarangnya virus HPV. Efek yang paling menakutkan adalah virus ini dapat menular ke pengguna WC yang lain.
Berganti- gatian pasangan atau berhubungan dengan banyak orang juga dapat menjadi penyebab kanker serviks. Berhubungan intim dalam usia yang masih dini dan sistem kekebalan tubuh yang tidak sehat juga dapat menjadi penyebab kanker sesviks.
Selain itu kebiasaan yang kurang baik juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Bagi anda wanita perokok haruslah lebih waspada dari ancaman kanker serviks. Selain itu kekurangan vitamin C dan E serta asam folat juga menjadi salah satu pemnicu kanker serviks.
Gejala penyakit kanker serviks
Setelah anda mengetaui pengertian dan penyebab kanker serviks. Marilah kita bahas tentang gejala penyakit kanker serviks. Gejala penyakit kanker serviks sering kali tidak kita sadari. Jika gajala penyakit kanker serviks diketahu lebih awal, maka dapat ditangani sejak awal pula.
Gejala penyakit kanker serviks adalah:
1. Gejala Stadium awal
Gejala kanker serviks pada stdium awal pada umumnya belum dapat dirasakan. Karena tidak adanya gejala yang nampak pada stadium awal maka langkah terbaik sebagai wanita adalah melakukan tes pap smear atau melakukan jenis tes lain. Yang tujuannya adalah untuk megetahui kita terinveksi virus HPV atau tidak.
2. Stadium Sedang
Jika di stadium awal gejala kanker serviks belum terlihat, namun di stadium ini gejalanya mulai tampak. Jika anda mengalami gejala seperti yang di bawah ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Adapun gejala- gejala kanker serviks di stadium sedang adalah sebagai berikut:
a. Pendarahan pada bagian vagina
Pendarahan pada bagian vagina biasanya ditandai dengan datangnya siklus haid yang tidak lancar. Selain itu juga terjadi keputihan yang bercampur dengan darah. Selain itu jika anda adalah pasangan suami isteri, dapat ditandai dengan keluarnya darah di bagian vagina setelah melakukan hubungan intim. Bila telah memasuki usia monopous jika terkena penyakit kanker serviks juga ditandai dengan adanya pendarahan di vagina. Jika hal itu terjadi pada anda segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan.
b. Nyeri pada pinggul
Jika anda merasakan nyeri pada pinggul tanpa ada sebab dan sebelumnya anda belum pernah merasakannya, maka sebaiknya anda segera berkonsultasi kepada dokter. Karena bisa jadi itu adalah salah satu indikasi dari penyakit kanker serviks
c. Merasakan sakit saat berhubungan intim
Jika anda merasakan kesakitan saat berhubungan intim dengan pasangan, setelah anda mengalami horni. Maka sangat disarankan anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.
d. Keputihan yang berlebihan
Jika anda mengalami keputihan yang berlebihan serta bercampur dengan darah. Itu adalah salah satu indikasi penyakit kanker serviks.
3. Stadium Lanjut
Pada posisi stadium lanjut ini proses penyembuhan kanker serviks akan lebih sulit. Ciri- ciri kanker serviks di stadium lanjut adalah:
a. Sakit punggung
b. Nyeri tulang dapat disertai patah tulang
c. Mudah lelah atau capek
d. Keluarnya urine dan veses dari vagina
e. Nyeri pada kaki disertai dengan kaki bengkak
f. Menurunnya nafsu makan dan berat badan
Semakin awal kanker serviks terdeteksi, maka semakin cepat dan mudah proses penanganan dan penyembuhanya. Masa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:
a. Stadium 1 – 80-99 persen
b. Stadium 2 – 60-90 persen
c. Stadium 3 – 30-50 persen
d. Stadium 4 – 20 persen
Obat kanker serviks
Jika anda difonis menderita kanker serviks, janganlah khawatir dan terpuruk. Karena sistem kedokteran saat ini telah maju pesat. Selain itu faktanya kanker serviks dapat disembuhkan dengan metode yang benar.
Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks konvensional, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.
Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.
Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan konvensional ini akan lebih panjang.
Ada pula teknologi terbaru pengobatan kanker serviks berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel, dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, biaya yang harus Anda persiapkan guna mendapatkan bentuk terapi ini relatif besar, tempatnya pun berada di luar negeri.
Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, kita juga perlu mengetahui pengertian dan tanda- tanda penyakit kanker serviks.
Pengertian kanker serviks
Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim adalah pintu masuk menuju rahim dari vagina. Penyakit kanker serviks menyerang penderitanya tanpa mengenal usia. Namun umumnya kanker serviks ini menyerang wanita yang aktif secara seksual yaitu antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang diderita oleh wanita yang berusia di bawah 25 tahun.
Penyebab kanker serviks
Setiap penyakit di dunia ini pasti ada penyebabnya. Namun kadang- kadang kita kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab dari seriap penyakit. Untuk penyakit kanker serviks sendiri juga memili beberapa penyebab. Dengan mengetahui apa penyebab kanker serviks, kita sebagai wanita dapat lebih menjaga diri agar tidak terserang penyakit ini.
Kanker servik disebabkan oleh virus yang bernama Human Popilloma Virus (HPV). Virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah jenis virus HPV tipe 16 dan 18. Penyakit ini harus kita waspadai karena virus HPV dapat menyebar dan berpindah tempat. Virus ini dapat berpindah tempat melalui cairan bahkan juga melalui penggunaan WC. WC yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat bersarangnya virus HPV. Efek yang paling menakutkan adalah virus ini dapat menular ke pengguna WC yang lain.
Berganti- gatian pasangan atau berhubungan dengan banyak orang juga dapat menjadi penyebab kanker serviks. Berhubungan intim dalam usia yang masih dini dan sistem kekebalan tubuh yang tidak sehat juga dapat menjadi penyebab kanker sesviks.
Selain itu kebiasaan yang kurang baik juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Bagi anda wanita perokok haruslah lebih waspada dari ancaman kanker serviks. Selain itu kekurangan vitamin C dan E serta asam folat juga menjadi salah satu pemnicu kanker serviks.
Gejala penyakit kanker serviks
Setelah anda mengetaui pengertian dan penyebab kanker serviks. Marilah kita bahas tentang gejala penyakit kanker serviks. Gejala penyakit kanker serviks sering kali tidak kita sadari. Jika gajala penyakit kanker serviks diketahu lebih awal, maka dapat ditangani sejak awal pula.
Gejala penyakit kanker serviks adalah:
1. Gejala Stadium awal
Gejala kanker serviks pada stdium awal pada umumnya belum dapat dirasakan. Karena tidak adanya gejala yang nampak pada stadium awal maka langkah terbaik sebagai wanita adalah melakukan tes pap smear atau melakukan jenis tes lain. Yang tujuannya adalah untuk megetahui kita terinveksi virus HPV atau tidak.
2. Stadium Sedang
Jika di stadium awal gejala kanker serviks belum terlihat, namun di stadium ini gejalanya mulai tampak. Jika anda mengalami gejala seperti yang di bawah ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Adapun gejala- gejala kanker serviks di stadium sedang adalah sebagai berikut:
a. Pendarahan pada bagian vagina
Pendarahan pada bagian vagina biasanya ditandai dengan datangnya siklus haid yang tidak lancar. Selain itu juga terjadi keputihan yang bercampur dengan darah. Selain itu jika anda adalah pasangan suami isteri, dapat ditandai dengan keluarnya darah di bagian vagina setelah melakukan hubungan intim. Bila telah memasuki usia monopous jika terkena penyakit kanker serviks juga ditandai dengan adanya pendarahan di vagina. Jika hal itu terjadi pada anda segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan.
b. Nyeri pada pinggul
Jika anda merasakan nyeri pada pinggul tanpa ada sebab dan sebelumnya anda belum pernah merasakannya, maka sebaiknya anda segera berkonsultasi kepada dokter. Karena bisa jadi itu adalah salah satu indikasi dari penyakit kanker serviks
c. Merasakan sakit saat berhubungan intim
Jika anda merasakan kesakitan saat berhubungan intim dengan pasangan, setelah anda mengalami horni. Maka sangat disarankan anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.
d. Keputihan yang berlebihan
Jika anda mengalami keputihan yang berlebihan serta bercampur dengan darah. Itu adalah salah satu indikasi penyakit kanker serviks.
3. Stadium Lanjut
Pada posisi stadium lanjut ini proses penyembuhan kanker serviks akan lebih sulit. Ciri- ciri kanker serviks di stadium lanjut adalah:
a. Sakit punggung
b. Nyeri tulang dapat disertai patah tulang
c. Mudah lelah atau capek
d. Keluarnya urine dan veses dari vagina
e. Nyeri pada kaki disertai dengan kaki bengkak
f. Menurunnya nafsu makan dan berat badan
Semakin awal kanker serviks terdeteksi, maka semakin cepat dan mudah proses penanganan dan penyembuhanya. Masa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:
a. Stadium 1 – 80-99 persen
b. Stadium 2 – 60-90 persen
c. Stadium 3 – 30-50 persen
d. Stadium 4 – 20 persen
Obat kanker serviks
Jika anda difonis menderita kanker serviks, janganlah khawatir dan terpuruk. Karena sistem kedokteran saat ini telah maju pesat. Selain itu faktanya kanker serviks dapat disembuhkan dengan metode yang benar.
Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks konvensional, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.
Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.
Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan konvensional ini akan lebih panjang.
Ada pula teknologi terbaru pengobatan kanker serviks berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel, dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, biaya yang harus Anda persiapkan guna mendapatkan bentuk terapi ini relatif besar, tempatnya pun berada di luar negeri.


