Selasa, 29 Maret 2016

Gejala Penyakit Kanker Serviks dan Obat Kanker Serviks

Gejala Penyakit Kanker Serviks dan Obat Kanker Serviks

Banyak sekali penyakit berbahaya mengintai kaum wanita. Salah satunya adalah penyakit kanker serviks atau lebih terkenal dengan kanker mulut rahim. Kanker serviks adalah penykit yang sangat menakutkan bagi wanita. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika kita mengetahui gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks

Dari banyaknya penyakit kanker, sepertigannya adalah kanker serviks. Dari data WHO kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian yang menduduki peringkat teratas. Kanker serviks adalah penyakit yang menyerang pada organ reproduksi wanita. Yaitu di bagian bawah wanita tepatnya di daerah kemaluan wanita dan mulut rahim. 

Namun sayangnya minimnya pengetahuan wanita tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, hingga berakibat penderita kanker serviks tidak terdeteksi sejak awal. Para penderita kanker serviks mulai menyadari bahwa dia terkena penyakit itu setelah kondisi mereka mulai melemah dan dalam stadium lanjut.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang gejala penyakit kanker serviks dan obat kanker serviks, kita juga perlu mengetahui pengertian dan tanda- tanda penyakit kanker serviks.

Pengertian kanker serviks

Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim adalah pintu masuk menuju rahim dari vagina. Penyakit kanker serviks menyerang penderitanya tanpa mengenal usia. Namun umumnya kanker serviks ini menyerang wanita yang aktif secara seksual yaitu antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang diderita oleh wanita yang berusia di bawah 25 tahun.

Penyebab kanker serviks

Setiap penyakit di dunia ini pasti ada penyebabnya. Namun kadang- kadang kita kesulitan dalam mengidentifikasi penyebab dari seriap penyakit. Untuk penyakit kanker serviks sendiri juga memili beberapa penyebab.  Dengan mengetahui apa penyebab kanker serviks, kita sebagai wanita dapat lebih menjaga diri agar tidak terserang penyakit ini.

Kanker servik disebabkan oleh virus yang bernama Human Popilloma Virus (HPV). Virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah jenis virus HPV tipe 16 dan 18. Penyakit ini harus kita waspadai karena virus HPV dapat menyebar dan berpindah tempat. Virus ini dapat berpindah tempat melalui cairan bahkan juga melalui penggunaan WC. WC yang jarang dibersihkan  dapat menjadi tempat bersarangnya virus HPV. Efek yang paling menakutkan adalah virus ini dapat menular ke pengguna WC yang lain.

Berganti- gatian pasangan atau berhubungan dengan banyak orang juga dapat menjadi penyebab kanker serviks. Berhubungan intim dalam usia yang masih dini dan sistem kekebalan tubuh yang tidak sehat juga dapat menjadi penyebab kanker sesviks.

Selain itu kebiasaan yang kurang baik juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker serviks. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Bagi anda wanita perokok haruslah lebih waspada dari ancaman kanker serviks. Selain itu kekurangan vitamin C dan E serta asam folat juga menjadi salah satu pemnicu kanker serviks.

Gejala penyakit kanker serviks

Setelah anda mengetaui pengertian dan penyebab kanker serviks. Marilah kita bahas tentang gejala penyakit kanker serviks. Gejala penyakit kanker serviks sering kali tidak kita sadari. Jika  gajala penyakit kanker serviks diketahu lebih awal, maka dapat ditangani sejak awal pula.

Gejala penyakit kanker serviks adalah:

1. Gejala Stadium awal

Gejala kanker serviks pada stdium awal pada umumnya belum dapat dirasakan. Karena tidak adanya gejala yang nampak pada stadium awal maka langkah terbaik sebagai wanita adalah melakukan tes pap smear atau melakukan jenis tes lain. Yang tujuannya adalah untuk megetahui kita terinveksi virus HPV atau tidak.

2. Stadium Sedang

Jika di stadium awal gejala kanker serviks belum terlihat, namun di stadium ini gejalanya mulai tampak. Jika anda mengalami gejala seperti yang di bawah ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Adapun gejala- gejala kanker serviks di stadium sedang adalah sebagai berikut:

a. Pendarahan pada bagian vagina

Pendarahan pada bagian vagina biasanya ditandai dengan datangnya siklus haid yang tidak lancar. Selain itu juga terjadi keputihan yang bercampur dengan darah. Selain itu jika anda adalah pasangan suami isteri, dapat ditandai dengan keluarnya darah di bagian vagina setelah melakukan hubungan intim. Bila telah memasuki usia monopous jika terkena penyakit kanker serviks juga ditandai dengan adanya pendarahan di vagina. Jika hal itu terjadi pada anda segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan.

b. Nyeri pada pinggul

Jika anda merasakan nyeri pada pinggul tanpa ada sebab dan sebelumnya anda belum pernah merasakannya, maka sebaiknya anda segera berkonsultasi kepada dokter. Karena bisa jadi itu adalah salah satu indikasi dari penyakit kanker serviks

c. Merasakan sakit saat berhubungan intim

Jika anda merasakan kesakitan saat berhubungan intim dengan pasangan, setelah anda mengalami horni. Maka sangat disarankan anda segera memeriksakan diri ke dokter kandungan.

d. Keputihan yang berlebihan

Jika anda mengalami keputihan yang berlebihan serta bercampur dengan darah. Itu adalah salah satu indikasi penyakit kanker serviks.

3. Stadium Lanjut

Pada posisi stadium lanjut ini proses penyembuhan kanker serviks akan lebih sulit. Ciri- ciri kanker serviks di stadium lanjut adalah:

a. Sakit punggung
b. Nyeri tulang dapat disertai patah tulang
c. Mudah lelah atau capek
d. Keluarnya urine dan veses dari vagina
e. Nyeri pada kaki disertai dengan kaki bengkak
f. Menurunnya nafsu makan dan berat badan

Semakin awal kanker serviks terdeteksi, maka semakin cepat dan mudah proses penanganan dan penyembuhanya. Masa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:
a. Stadium 1 – 80-99 persen
b. Stadium 2 – 60-90 persen
c. Stadium 3 – 30-50 persen
d. Stadium 4 – 20 persen

Obat kanker serviks

Jika anda difonis menderita kanker serviks, janganlah khawatir dan terpuruk. Karena sistem kedokteran saat ini telah maju pesat. Selain itu faktanya kanker serviks dapat disembuhkan dengan metode yang benar.

Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks konvensional, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks.

Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan konvensional ini akan lebih panjang.

Ada pula teknologi terbaru pengobatan kanker serviks berupa cyrosurgial therapy dan penanaman radiopartikel, dimana bentuk terapi ini dirancang guna membasmi kanker tanpa mengorbankan kualitas hidup pasien. Sayangnya, biaya yang harus Anda persiapkan guna mendapatkan bentuk terapi ini relatif besar, tempatnya pun berada di luar negeri.













Senin, 21 Maret 2016

Obat Pilek Pada Bayi dan Mengatasi Hidung Tersumbat

Obat Pilek Pada Bayi dan Mengatasi Hidung Tersumbat

Penyakit pilek pada anak-anak, khususnya pada balita atau bayi memang menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua. Jika hal ini benar-benar terjadi pada anak, tentu saja akan memunculkan perasaan tidak nyaman dan rasa takut jika sesuatu hal yang buruk terjadi pada buah hati kesayangan.

Pilek pada anak dan bayi merupakan hal yang lazim. Namun hal itu sangat mengganggu  aktivitas anak karena akan muncul rasa yang tidak nyaman. Selain itu juga menjadi hal yang menyedihkan bagi orang tua. Karena anak akan menjadi rewel dan cenderung selalu merajuk.

Penyakit pilek selalu diawali dengan munculnya panas yang tinggi dan rasa nyeri pada anak. Apalagi jika pilek itu menimpa bayi kita yang masih kecil. Mereka hanya bisa merengek. Oleh sebab itu obat pilek pada bayi sangat banyak dicari.

Pilek pada bayi ditandai dengan keluarnya cairan bening dari hidung. Setelah satu minggu dapat berubah menjadi kekuning- kuningan dan kehijauan. Selain itu cairan akan mengental. Jika cairan itu telah mengental dan dengan jumlah yang banyak dapat mengakibatkan hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat dapat menyebabkan pernafasan pada bayi tidak lancar. 

Pada saat malam hari, anak yang mengalami hidung tersumbat biasanya tidak dapat tidur dengan nyenyak dan rewel. Pastinya sebagai orangtua, tidak menginginkan anaknya mengalami sakit. Walau hanya pilek. Kita juga harus mengetahui obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat

Ada beberapa cara aman yang dapat dilakukan ibu di rumah. Inilah cara mengobati pilek pada bayi antara lain:

1. Memberikan makanan yang banyak mengandung protein

Pilek disebabkan oleh virus dan sebenarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Dengan sistem imun yang baik maka penyakit pilek dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk membentuk imun yang baik maka diperlukan protein. Maka pastikan anda selalu memberikan makanan yang banyak mengandung protein pada anak anda. Apalagi saat anak sedang mengalami sakit, makanan yang mengandung banyak protein sangat diperlukan. Makanan yang banyak mengandung protein seperti: telur, ayam, ikan, dan susu. 

2. Pilih obat pilek yang aman untuk bayi dan anak anda

Obat pilek kimia tidak dapat langsung menyembuhkan pilek, namun hanya dapat meredakan gejalanya saja. Oleh sebab itu, jika bayi terkena pilek, pilihlah obat yang aman. Anda juga dapat memilih obat tradisional. Biasanya obat tradisional tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi si kecil.

Untuk obat tradisional, anda dapat menggunakan jeruk nipis dan madu yang dicampur dengan segelas air hangat. Minumkan pada anak kita, hingga dia akan merasakan pernafasan yang lebih baik.

Namun jika anda memilih obat kimia, pilihlah obat yang khusus untuk anak. Pilih obat dengan dosis rendah dan sesuaikan dengan berat badan anak anda. Kita harus pandai memilih obat yang aman bagi anak kita. Jika pengobatan telah kita lakukan selam tiga hari, namun pilek tak kunjung reda segera bawa anak anda ke dokter anak.

3. Berikan jus jambu

Buah jambu banyak sekali mengandung vitamin C. Kandungan vitamin C yang banyak dapat meningkatkan kekebalan atau sistem imun pada anak. Jika usia anak anda telah di atas 6 bulan, maka anda dapat memberikan jus jambu. pemberian jus jambu dapat dilakukan sebanyak dua kali. Yaitu pada pagi hari saat anak belum makan dan sore hari.

Namun pemberian jus jambu tidak disarankan untuk anak yang memiliki gangguan pencernaan. Karena dapat menyebabkan perut anak menjadi perih dan sakit. 

4. Tidur atau istirahat yang cukup 

Hasil penelitian dari dokter anak di Saint Augustine, Florida mengemukakan bahwa istirahat yang cukup dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Dengan sistem imun yang tinggi maka anak anda akan semakin kebal dengan penyakit. Maka untuk itu janganlah ragu untuk mengistirahatkan anak anda dari aktifitas. Termasuk juga aktifitas sekolah. Hal ini bertujuan agar anak yang terkena pilek dapat segera sembuh.

5. Berikan makanan atau minuman yang banyak mengandung probiotik

Bakteri baik yang ada dalam makanan seperti yogurt dan kefir, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Anak- anak yang mengkonsumsi makanan tersebut dapat terhindar dari berbagai penyakit. Seperti gangguan pernafasan, batuk dan pilek. Anak- anak usia 3-5 tahun yang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kultur Lactobacilus dengan aktif dapat terhindar dari penyakit pilek. Bahkan pada saat musim dingin atau penghujan tiba. 

6. Berikan banyak minum

Pemberian banyak minum bertujuan agar anak terhindar dari bahaya dehidrasi. Jika anak anda usia di bawah 6 tahun, maka disarankan untuk memperbanyak pemberian ASI (Air Susu Ibu). Usahakan ada menyusui anak sesering mungkin. Karena dengan pemberian banyak ASI dapat melindungi si kecil dari beberapa kuman. 

Namun jika usia anak anda diatas 6 bulan berikanlah banyak air putih. Sebaiknya air putih yang kita berikan adalah yang hangat. Dengan pemberian banyak air minum hangat dapat membantu mengencerkan cairan pilek. 

7. Hindarkan anak dari asap rokok

Apabila dilingkungan tempat tinggal ada yang merokok dan balita anda sedang mengalami pilek sebaiknya hindarkan balita anda dari asap rokok. Hasil dari sebuah penelitian mengemukakan bahwa anak yang sedang pilek dan lingkungannya banyak asap rokok, memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh dari penyakitnya. Berbeda dengan anak yang tidak terpapar asap rokok, dia akan lebih cepat sembuh dari penyakitnya. 

Penyakit pilek biasanya selalu disertai dengan hidung tersumbat. Jika lendir mulai mengental, maka dapat menyumbat saluran pernafasan. Berikut ini cara mengatasi hidung tersumbat, yaitu:

1. Bersihkan cairan atau lendir yang mengeras pada hidung 

Bersihkan cairan atau lendir pada hidung, dengan menggunakan kapas yang dibasahi air hangat. Bersihkan dengan hati- hati, karena pada saat pilek hidung anak akan menjadi lebih sensitif. Jangan menggunakan alat yang keras dan kasar,karena dapat melukai hidung anak. 

2. Gunakan garam

GAram bermanfaat untuk mengencerkan lendir atau cairan yang mengeras. Caranya adalah dengan meneteteskan cairan garam di ujung hidung sikecil. Kemudian gunakan alat penyedot ingus untuk membersihkan hidung bayi. Yang perlu diperhatikan saat menyedot ingus, jangan lah terlalu keras. Agar hidung bayi tidak mengalami luka. 

3. Atur posisi tidur anak atau bayi

Saat hidung bayi tersumbat, mengatur posisi tidur yang baik akan melegakan sistem pernafasan. Posisikan kepala bayi agak tinggi dari tubuhnya. Miringkan bayi kekanan jika yang tersumbat adalah hidung kiri. Dan sebaliknya miringkan ke kiri, jika hidung bayi yang tersumbat adalah sebelah kanan. 

4. Hangatkan tubuh bayi

Berikanlah rasa hangat bagi tubuh bayi anda. Tubuh yang hangat dapat melegakan pernafasan. Saat mandi, mandikanlah anak dengan air hangat. Setelah anak mandi, jemur anak pada saat matahari agi. Penjemuran ini sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9. 

Selain itu hindarkan anak atau bayi anda dari ruangan yang ber- AC. Karena suhu dingi pada AC dapat memperparah kondisi pilek yang dialami anak. Sebelum anak tidur, kita juga dapat mengoleskan minyak yang dapat menghangatkan tubuh anak. 

5. Lakukan Penguapan 

Penguapan atau inhalasi dapat kita lakukan sendiri di rumah. Penguapan dilakukan dengan cara meneteskan minyak telon atau minyak kayu putih pada air panas. letakkan cairan tersebut di kamar. Biarkan si kecil atu bayi anda menghirup uap yang muncul. Penguapan dapat membantu anak anda melegakan pernafasan. 

Selain itu kita juga dapat memposisikan bayi pada posisi telungkup. Biarkan wajah bayi menghadap air hangat. Car ini akan mempercepat bayi menghirup uap yang muncul. 

6. Tepuk perlahan punggung bayi atau anak

posisikan anak anda dalam posisi tengkurap. Berikan tepukan perlahan dibagian punggung. Tepukan yang kita berikan dapat meringankan pernafasan yang disebabkan oleh hidung tersumbat.

7. Sinari punggung anak atau balita

Di saat matahari tidak terbit, kita dapat melakukan penyinaran sendiri dengan menggunakan lampu bohlam. Posisikan anak tengkurap, sinari bagian punggung dan jika telah terasa hangat ubah posisi anak. Sinari bagian depan. Penyinaran ini bertujuan agar cairan yang mengeras dapat mencair. Atur jarak bohlam dengan tubuh anak. Jangan menyinari dengan jarak terlalu dekat. Jika jarak terlalu dekat akan membuat anak merasa kepanasan.  

Anak- anak dan bayi yang belum memiliki sistem imun yang sempurna akan lebih mudah terserang penyakit. Terutama penyakit panas, batuk dan pilek. Maka anda sebagai orang tua harus mempunyai pengetahuan tentang obat pilek pada bayi dan mengatasi hidung tersumbat. 












Kamis, 17 Maret 2016

6 Tips Jitu Mengajari Anak Kebiasaan Sikat Gigi

6 Tips Jitu Mengajari Anak Kebiasaan Sikat Gigi

Kesehatan Ibu dan Anak- Membiasakan anak sikat gigi adalah kebiasaan yang sangat baik. Kegiatan menggosok gigi sebenarnya merupakan kebiasaan yang menyenangkan. Namun kita memerlukan beberapa teknik agar anak mau melakukan kebiasaan sikat gigi. Kebiasaan sikat gigi, harus dilakukan sedini mungkin. Jika hal itu kita lakukan maka anak tidak akan mengalami gangguan pada giginya. Seperti gangguan gigi berlubang, sakit gigi dan gigi berubah warna menjadi hitam.

Penting sekali bagi orang tua untuk mengajarkan anak kebiasaan sikat gigi. Apalagi saat anak mulai makan- makanan yang beragam. Seperti coklat, permen, kembang gula, kue dan makanan manis lainnya. Dengan banyak mengkonsumsi makanan manis akan membuat gigi anak menjadi berlubang.

Namun biasanya tidak semua anak mau merawat gigi mereka. Kita harus menggunakan teknik- teknik yang menyenangkan agar anak mau sikat gigi mereka. Selain itu kita juga harus sabar.

Berikut ini 6 tips yang dapat dilakukan orang tua, agar anak melakukan kebiasan sikat gigi:

1. Ajari anak kebiasaan sikat gigi sedini mungkin

Gigi anak mulai tumbuh di usia 6-8 bulan, namun mulai tumbuh lengkap di usia 2 tahun. Namun kebiasaan membersihkan mulut harus dilakukan sedini mungkin. Yaitu sehabis bayi minum susu. Gunakanlah kasa yang dibasahi air matang untuk membersihkan lidah anak. Lidah anak juga penting untuk dibersihkan. 

Setelah gigi anak mulai tumbuh, dapat dibantu dengan sikat gigi yang lembut. Biasakan anak untuk sikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari. Terutama pada malam hari, sebelum anak tidur. Usahakan setelah anak menggosok gigi, untuk tidak makan dan minum lagi. Karena hal itu dapat membuat gigi karies dan berlubang. 

Saat anak mulai masuk usia 12 bulan, mulai ajari untuk sikat gigi sendiri.Ajari dengan cara yang menyenangkan. Karena di usia ini kemampuan motorik anak mulai berkembang. Anak juga mulai dapat  memegang sikat gigi sendiri. 

2. Ajak anak saat membeli sikat gigi dan pasta gigi

Ajaklah anak saat anda membeli sikat gigi. Karena saat ini banyak sekali varian dari sikat gigi. Biarkan anak memilih sikat gigi yang mereka sukai. Karena dengan membiarkannya memilih sikat gigi yang mereka sukai, kita akan lebih mudah saat mengajak anak sikat gigi. Anak cenderung lebih menyukai apa yang mereka pilih sendiri dari pada yang anda paksakan.

Beri kebebasan juga saat anak memilih pasta gigi. Biarkan mereka memilih rasa yang mereka sukai. Karena saat ini banyak sekali varian rasa dari pasta gigi. Jangan memaksakan anak untuk menggunakan pasta gigi dengan rasa yang tidak mereka sukai.

3. Ceritakan pada anak tentang hal-hal yang baik tentang kebiasaan sikat gigi

Saat ini telah tersedia poster yang bergambar gigi. Belilah poster yang berganbar gigi rusak atau berlubang dan poster gigi sehat. Tunjukkan poster tersebut kepada anak anda. Gunakan poster tersebut untuk menceritakan pentingnya sikat gigi. 

Ajak anak untuk berimajinasi dengan menggunakan poster tersebut. Ceritakan penyebab gigi rusak ceritakan pula akibat yang timbul akibat gigi rusak. Ceritakan pula hal-hal yang membuat gigi sehat. Jangan lupa menceritakan manfaat memiliki gigi sehat.

4. Tunjukkan kebiasaan anda sikat gigi pada anak

Anak dapat diibaratkan sebagai mesin foto copy. Mereka akan meniru kebiasaan yang dilakukan orang tuanya. Dengan menunjukkan kebiasaan anda menggosok gigi dapat memberikan contoh nyata kebiasaan yang baik. Selain itu juga dalam memgajarkan sesuatu pada anak tidak hanya menggunakan teori saja. Namun juga harus dengan contoh yang nyata. Sanggat penting sekali jika anak mengetahui kalau orang tuanya juga melakukan kebiasaan baik sikat gigi.

5. Tunggui anak saat sikat gigi

Menunggu anak saat menggosok gigi perlu kita lakukan. Hal ini bertujuan agar kita dapat mengevaluasi cara anak menggosok gigi. Jika cara menggosok gigi anak masih salah, kita dapat langsung memberikan contoh menggosok gigi yang benar. Kebiasaan menggosok gigi yang benar sanggatlah perlu kita ajarkan pada anak. Agar mereka tidak terbiasa menggosok gigi dengan cara yang salah.

Cara menggosok gigi yang benar adalah posisi kepala sikat membentuk sudut 45 derajat di daerah perbatasan gigi dan gusi. Gerakan sikat dengan cara memutar. Selain itu kita juga perlu mengajarkan cara membersihkan lidah. Agar nafas anak lebih segar.

6. Ajak anak ke dokter gigi

Dengan rutin mengajak anak pergi ke dokter gigi, dapat mencegah gigi berlubang pada anak sejak awal. Sebaiknya anak diajak ke dokter gigi saat mereka berusia satu tahun. Karena kerusakan gigi biasanya dimulai saat anak berusia dua tahun. Biasakan anak untuk mengunjungi doter gigi enam bualan sekali untuk memeriksa kesehatan giginya. Selain itu  dokter juga dapat membantu kita dalam menjelaskan pentingnya sikat gigi.

Kebiasaan sikat gigi yang baik sanggatlah berguna. Manfaatnya dapat dirasakan hingga anak tumbuh dewasa. Jadi untuk anda para orang tua lakukan enam tips agar anak melakukan kebiasaan sikat gigi.