Sabtu, 30 April 2016

10 Efek Negatif Kecanduan Game Pada Anak

10 Efek Negatif Kecanduan Game Pada Anak

Saat ini kita sangat sulit menemukan anak- anak yang sedang bermain bersama temanya di luar rumah. Terutama anak- anak yang tinggal di daerah perkotaan. Bahkan mereka tidak mengenal lagi apa itu permainan gobaksodor, layang- layang dan juga lompat tali. Yang mereka kenal adalah aplikasi game baik itu online atau offline. Banyak dari mereka yang telah katam mengotakatik aplikasi game baik itu dari gadgede, aplikasikasi PC yang dimiliki oleh orang tua mereka.  Bahayakah jika anak terlalu sering bermain game? 

Semakin berkembangnya dunia teknologi saat ini, membuat anak- anak telah mengenal yang namanya gadget dan juga aplikasi yang ada di dalamnya. Terutama aplikasi game. Baik itu game online atau game offline. Mudahnya cara mendapatkan aplikasi game tersebut,hingga membuat anak- anak dapat memasang dan mencopot aplikasi itu sendiri. 

Terkadang yang terpenting adalah anak tidak keluyuran atau bermain keluar rumah. Dan kadang kala kita juga merasa bangga jika anak kita mampu memenangkan permainan yang sangat menantang. Namun kadang kala kita sebagai orang tua lupa akan dampak negatif dari game pada anak- anak. 

Selayaknya candu, anak yang bermain game pasti berkeinginan untuk memainkannya lagi. Akan muncul keinginan untuk terus mencoba dan naik ke tingkat atau level yang lebih sulit. Waktu yang mereka gunakan untuk bermain game juga akan semakin lama. Bahkan mereka juga merelakan waktu untuk bermain bersama teman- temannya. 

Maka sangat penting sekali bagi para orang tua mengetahui efek negatif dari kebiasaan bermain geme pada anak - anak. Berikut ini akan saya paparkan 10 efek negatif kecanduan game pada anak. Efek tersebut antara lain:

1. Gangguan Mata

Efek yang paling bahaya dari bermain game yang dapat dirasakan adalah pada mata. Efek radiasi yang ditimbulkan dari game dapat membuat otot- otot mata menjadi kaku. Setelah itu anak dapat mengalami gangguan penglihatan. Efek yang lebih besar akan muncul jika bermain game dilakukan secara online. 

2. Memunculkan sikap lebih agresif

Anak yang sering memainkan permainan yang lebih menantang akan menimbulkan sikap yang lebih agresif. Hal ini biasanya dialami oleh anak aki- laki. Mereka cenderung ingin menjadi seperti apa yang ia mainkan dan selalu ingin menjadi juara. Selain itu juga anak akan memiliki watak yang lebih keras. Mereka meniru apa yang mereka mainkan.

3. Anak akan mengalami kesulitan dalam bergaul

Anak yang memiliki hobi bermain game biasanya akan lebih senang menyendiri. Mereka menghabiskan waktu mereka untuk memecahkan persoalan dalam game. Hingga membuat mereka lupa untuk berinteraksi dengan orang lain. Dampak yang paling buruk adalah saat anak berada daam lingkungan yang baru dan teman yang baru mereka akan mengalami kesulitan dalam bergaul dan mencari teman. 

4. Anak akan mengalami perasaan tertekan

Maksudnya adalah anak yang kecanduan game akan menyesal jika tidak dapat memenangkan permainan. Kadangkala perasaan itu akan terbawa saat anak tidak bermain game lagi. Mereka akan merasakan penasaran dan muncul perasaan untuk mengulangi bermain hingga memenangkan permainan. 

5. Gangguan motorik tubuh

Banyaknya waktu untuk bermain game hingga membuat tubuh anak kurang bergerak. Tubuh yang kurang bergerak akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan fisik sang anak. Dan anak akan mengalami kelebihan berat badan. Selain itu anak menjadi kurang lincah dalam gerakannya. 

6. Gangguan komunikasi

Anak yang terbiasanya menyendiri akan memiliki gangguan komunikasi dengan orang lain. Mereka akan mengalami kesulitan untuk berbicara atau memulai pembicaraan. Hingga anak akan mengalami gangguan kominikatif. 

7.  Gangguan pada kulit

Tidak banyak orang yang tahu jika bermain game dalam waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan pada kulit. Gangguan pada kulit karena bermain game disebut Hedradenitis. Penyakit ini terlihat jika muncul kemerah- merahan dan bintik kecil- kecil pada kulit. 

8. Menimbulkan masalah konsentrasi

Beberapa studi menunjukkan bahwa bermain game dapat meningkatkan konsentrasi pada anak. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychology of Popular Media Cultur 2012, mengemukakan bahwa game dapat menyakiti masalah konsentrasi. Meningkatkan konsentrasi anak dalam jangka pendek namun merusak konsentrasi dalam jangka panjang.

9. Menimbulkan masalah belajar

Anak yang telah kecanduan game biasanya akan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk bermain game. Mereka mengabaikan kegiatan membaca buku pelajaran bahkan seringkali lupa mengerjakan PR. Hal itu berakibat menurunya prestasi anak di sekolah.

10. Berbohong

Anak akan melakukan kebohongan untuk menutupi kekurangannya akibat kecanduan game. Mereka akan membohongi dirinya sendiri dan juga orang lain. Misalkan saat anak diberikan pertanyaan, siaa yang tidak belajar, pasti mereka akan menyangkal bahwa dia tidak belajar.

Pentingnya pengetahuan orang tua tentang efek negatif kecanduan game. Semoga artikel tentang 10 efek negatif kecanduan game pada anak dapat bermanfaat untuk para orang tua. 



Selasa, 26 April 2016

Manfaat dan Cara Menurunkan Panas Pada Anak

Manfaat dan Cara Menurunkan Panas Pada Anak

Anak yang sehat merupakan dambaan dari setiap ibu. Hampir semua ibu di dunia ini mendambakan buah hati yang sehat. Jika anak dalam kondisi sakit, maka itu menjadi hal yang paling buruk bagi seorang ibu. Penyakit yang sering kali muncul pada anak adalah panas. Panas adalah satu penyakit yang harus segera ditangani dengan benar. karena jika penanganan panas salah, maka anak dapat mengalami kondisi yang sangat buruk. Panas dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada otak. Maka penting sekali bagi ibu untuk mengetahui manfaat dan cara menurunkan panas pada anak. 

Biasanya ibu akan menjadi panik dan yang dia lakukan adalah sesegera mungkin mencari obat panas. Mereka lupa bahwa dalam kondisi seperti ini anak juga memerlukan kenyamanan.  Walau dalam kondisi sakit, namun rasa nyaman itu sangat penting bagi anak. Terutama rasa nyaman yang diberikan oleh seorang ibu.

Jika anak mengalami panas, maka itu dapat  menjadi salah satu indikasi dari penyakit. Karena panas bukanlah penyakit utama. Hal yang sering kita lupakan saat anak mengalami panas adalah mencari apa penyebab anak panas. 

Anak mengalami panas dapat disebabkan karena tumbuh gigi, anak akan mengalami batuk pilek, radang tenggorokan, sariyawan, tifus dan demam berdarah. Jika kita telah mengetahui penyebab anak panas, maka langkah yang selanjutnya adalah mengobati panas. Dalam mengobati panas haruslah disesuaikan dengan gejala yang ditimbulkan. 

Adakah manfaat panas pada anak ?

Jika anak mengalami panas, itu bukanlah hal yang sangat buru. Karena dari panas yang dialami anak, juga menimbulkan beberapa manfaat. Manfaat panas pada anak antara lain:

1. Dengan panas yang dialami anak dapat meningkatkan produksi interferon dan juga zat anti firus yang lainnya. Yang dapat berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan virus dan kuman yang masuk kedalam tubuh anak. 

2. Memberikan sinyal bahwa anak sedang terserang virus atau bakteri. Panas yang dialami anak kita merupakan reaksi tubuh yang muncul karena adanya virus atau bakteri yang menyerang anak. 

3. Panas dapat menurunkan kadar zat besi. Zat besi adalah tempat untuk berkembangnya virus dan bakteri. Mana jika zat besi menurun, maka anak akan virus dan kuman akan melemah.

Setelah mengetahui manfaat dari panas yang dialami anak, maka sebaiknya kita jangan terlalu panaik saat menghadapi anak yang sedang panas. Lalu bagaimana cara menurunkan panas pada anak?

Beberapa Cara Menurunkan Panas:

1. Mengotrol panas anak

Kita dapat membeli termometer yang banyak di jual di apotik. Dengan termometer kita dapat mengontrol berapa derajat panas yang dialami anak. Sebaiknya kita mengecek panas anak setiap empat jam sekali. 

2. Memberikan banyak minum air putih

Pemberian air putih yang banyak bertujuan agar anak tidak mengalami dehidrasi. Karena panas yang tinggi dapat menyebabkan anak kita mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Air yang kita berikan sebaiknya adalah air hangat. Jika anak masih mengkonsumsi ASI, maka lebih sering berikan ASI.

3. Mengompres anak

Saat anak panas kita dapat mengompres anak dengan air hangat. Sebaiknya jangan mengompres anak dengan air dingin. Karena pengompresan dengan air dingin dapat menyebabkan anak mengigil. Bagian- bagian lipatan seperti ketiak, selangkang dan juga pada bagian kening anak. 

4. Kenakan pakaian yang tipis

Saat anak panas jangan memakaikan pakaian yang tebal. Karena hal itu dapat meningkatkan suhu tubuhnya. Sebaiknya pilih pakaian yang berbahan tipis. 

5. Usahakan untuk tetap memberikan makan

Kita harus mengusahakan anak untuk tetap makan. Maka pilihlah makanan yang mereka inginkan dan makanan yang mudah dicernak oleh tubuh. Seperti buah jeruk, bubur halus.

6. Istirahatkan anak

Dengan istirahat yang cukup maka akan lebih mempercepat anak sembuh dari panas. Kita dapat menciptakan suasana yang tenang agar anak dapat istirahat dengan nyaman. 

7. Usahakan tidur menggunakan kelambu

Hal ini bertujuan agar anak terhindar dari gigitan nyamuk. Selain itu agar tidur anak tidak terganggu dan tetap tenang.

8. Berikan madu

Obat tradisional untuk menurunkan panas adalah dengan memberikan madu. Berikanlah madu dengan cara dicampur dengan air putih hangat. Pemberian  madu ini dapat kita lakukan sebanyak tiga kali atau lebih. 

9. Berikan obat penurun panas

Obat penurun panas atau paracetamol, sebaiknya diberikan jika panas anak telah mencapai 38 derajat. Berikan obat penurun panas sesuai dengan aturan. Jangan memberikan dalam frekuensi terlalu sering. Minimal adalah setiap 6 jam sekali. 

Karena jika penyebab panas anak belum diketahui, maka pemberian obat ini hanya dapat menurunkan panas sementara saja. Saat efek obat telah hilang maka, anak akan kembali panas. 

10. Konsultasi ke dokter anak

Jika panas anak yang dialami telah berlangsung selama tiga hari, maka langkah selanjutnya adalah konsultasikan kondisi anak ke dokter anak. Tanyakan penyakit apa yang dialami anak. Dan yang terpenting tanyalah cara penanganan yang tepat untuk mengatasi panas anak.

Semoga dengan pengetahuan kita tentang manfaat dan cara menurunkan panas pada anak, kita tidak akan menjadi panik lagi saat anak mengalami panas. Selain itu kita juga dapat melakukan hal- hal yang tepat dalam menangani panas anak. 

Rabu, 06 April 2016

Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Saat mendengarkan berita bahwa sang istri positif hamil adalah kabar yang sangat membahagiakan bagi pasangan suami istri. Apalagi bagi pasangan yang telah lama mendambakan kehadiran seorang anak. Bagi ibu hamil muda pasti bertanya- tanya jenis makanan sehat untuk ibu hamil muda. Masa awal kehamilan adalah masa yang paling krusial, yaitu masa yang membahagiakan dan juga masa yang mengkhawatirkan. Baik dari kondisi fisik atau kondisi emosional. 

Masa awal kehamilan biasanya seorang ibu juga kehilangan nafsu makan. Bahkan tak jarang yang memiliki kekhawatiran berlebihan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Yang seharusnya pada masa kehamilan seorang ibu sangat memerlukan makanan yang memiliki kandungan gizi cukup dan sehat. Karena makanan tersebut juga akan diserap janin untuk tumbuh kembangnya selama dalam kandungan.

Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

Membiasakan diri untuk makan secara sehat dan teratur harus kita lakukan sedini mungkin. Karena kebiasaan kita makan sebelum hamil, sedikit banyak akan mempengaruhi pola makan saat hamil. Dengan pola makan yang teratur saat hamil akan melindungi kita dari berbagai penyakit. Seperti mual dan kembung saat pagi hari dan sore hari. 

Disarankan untuk ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi lengkap. Namun dalam memilih makanan juga harus selektif. Jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan produk olahan. Karena makanan tersebut mengandung bahan pengawet. Sebaiknya anda lebih banyak mengkonsumsi makanan segar. Seperti buah- buahan, sayuran, kacang- kacangan, telur serta yogurt. 

Agar kita tidak merasa bosan dengan jenis makanan yang itu- itu saja, sebaiknya kita susun menu makan yang bervariatif. Jika anda hendak membeli makanan siap saji atau olahan, sebaiknya lihatlah label makanan sebelum membelinya. 

Untuk ibu hamil harus mewaspadai makananan yang mengendung zat tambahan seperti: E 123 (amaranth), E24 (tart razine), E249 (potasium nitrit), E 250 ( sodium nitrit dan nitrat), E 321 (BHT), E 321 (BHT) dan E 621 (monosodium glumate). 

Di bawah ini jenis makanan sehat untuk ibu hamil muda adalah:

1. Protein

Protein sangat diperlukan tubuh kita sebagai zat pembangun tubuh. Protein digunakan tubuh untuk mengganti sel- sel yang rusak, pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Bahan makanan yang mengandung banyak protein  seperti: ikan, daging, keju, telur, susu dan juga kacang- kacangan. 

2. Karbohidrat

Karbohidrat digunakan tubuh sebagai sumber energi, cadangan makanan dan mempertahankan suhu tubuh. Sumber karbohidrat antara lain Serelalia ( beras, jagung, gandum), umbi- umbian (kentang, ubi, singkong) mie, bihun serta makaroni.

3. Vitamin

Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur dan perlindungan tubuh. Vitamin dapat mencegah penyakit, namun jika kita kekurangan vitamin dapat menyebabkan penyakit avitaminosis. Jika dalam masa kehamilan kekurangan salah satu jenis kandungan vitamin akan berakibat buruk untuk janin kita. Oleh sebab itu saat hamil, pastikan makanan yang kita konsumsi mengandung vitamin yang bermanfaat.

Jenis vitamin yang diperlukan tubuh saat hamil antara lain:

a. Vitamin A

Vitamin A terdapat dalam minyak ikan, ginjal, hati, kuning telur, sayuran hijau, buah- buahan yang berwarna kuning kemerah- merahan seperti pepaya, mangga, tomat, labu kuning.

b. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks, untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung berfungsi normal. Konsumsilah makanan biji- bijian, roti, hati, makanan yang mengandung ragi, sayur- sayuran hijau, daging, ikan , telur, keju, alpukat, pisang, kerang- kerangan.

c. Vitamin C

Vitamin C digunakan tubuh untuk mencegah infeksi. Banyaklah mengkonsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C. Seperti jeruk, pepaya, tomat. Kita juga dapat mengkonsumsi sayur seperti cabai hijau, kembang kol dan masih banyak yang lain.

d. Vitamin E

Vitamin E berfungsi untuk pembentukan sel darah merahyang sehat. Makanlah lembaga biji- bijian terutama gandum, kacang- kacangan, minyak sayur, sayuran hijau, kuning telur dan alpukat.

4. Zat Besi

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi sangatlah perlu untuk ibu hamil. Karena zat besi akan diperlukan oleh plasenta. Di mana plasenta digunakan janin sebagai sebagai saluran mengambil zat gizi dan makanan dari tubuh sang ibu. Jadi kesehatan plasenta sangatlah penting bagi ibu hamil.

5. Air Putih

Dalam kondisi normal kita memerlukan air putih sebanyak 8 gelas dalam satu hari. Apalagi dalam kondisi hamil, kita memerlukan lebih banyak air putih. Agar kita terhindar dari dehidrasi. Karena ibu hamil lebih sering buang air kecil daripada saat dalam kondisi normal.

Tidak semua makanan baik untuk di konsumsi ibu hamil. Karena ada makanan yang mengandung zat yang kurang baik bagi kesehatan, bahkan berbahaya bagi kondisi tubuh ibu hamil dan janin. Misalnya kafein yang terkandung dalam kopi, teh dan cola-cola. Walaupun belum ada yang membuktikan bahwa kafein berbahaya bagi janin, namun dokter biasanya melarangnya. Oleh karena itu ibu hamil harus memiliki pengetahuan tentang jenis makanan sehat bagi ibu hamil muda.