![]() |
Semakin berkembangnya dunia teknologi saat ini, membuat anak- anak telah mengenal yang namanya gadget dan juga aplikasi yang ada di dalamnya. Terutama aplikasi game. Baik itu game online atau game offline. Mudahnya cara mendapatkan aplikasi game tersebut,hingga membuat anak- anak dapat memasang dan mencopot aplikasi itu sendiri.
Terkadang yang terpenting adalah anak tidak keluyuran atau bermain keluar rumah. Dan kadang kala kita juga merasa bangga jika anak kita mampu memenangkan permainan yang sangat menantang. Namun kadang kala kita sebagai orang tua lupa akan dampak negatif dari game pada anak- anak.
Selayaknya candu, anak yang bermain game pasti berkeinginan untuk memainkannya lagi. Akan muncul keinginan untuk terus mencoba dan naik ke tingkat atau level yang lebih sulit. Waktu yang mereka gunakan untuk bermain game juga akan semakin lama. Bahkan mereka juga merelakan waktu untuk bermain bersama teman- temannya.
Maka sangat penting sekali bagi para orang tua mengetahui efek negatif dari kebiasaan bermain geme pada anak - anak. Berikut ini akan saya paparkan 10 efek negatif kecanduan game pada anak. Efek tersebut antara lain:
1. Gangguan Mata
Efek yang paling bahaya dari bermain game yang dapat dirasakan adalah pada mata. Efek radiasi yang ditimbulkan dari game dapat membuat otot- otot mata menjadi kaku. Setelah itu anak dapat mengalami gangguan penglihatan. Efek yang lebih besar akan muncul jika bermain game dilakukan secara online.
2. Memunculkan sikap lebih agresif
Anak yang sering memainkan permainan yang lebih menantang akan menimbulkan sikap yang lebih agresif. Hal ini biasanya dialami oleh anak aki- laki. Mereka cenderung ingin menjadi seperti apa yang ia mainkan dan selalu ingin menjadi juara. Selain itu juga anak akan memiliki watak yang lebih keras. Mereka meniru apa yang mereka mainkan.
3. Anak akan mengalami kesulitan dalam bergaul
Anak yang memiliki hobi bermain game biasanya akan lebih senang menyendiri. Mereka menghabiskan waktu mereka untuk memecahkan persoalan dalam game. Hingga membuat mereka lupa untuk berinteraksi dengan orang lain. Dampak yang paling buruk adalah saat anak berada daam lingkungan yang baru dan teman yang baru mereka akan mengalami kesulitan dalam bergaul dan mencari teman.
4. Anak akan mengalami perasaan tertekan
Maksudnya adalah anak yang kecanduan game akan menyesal jika tidak dapat memenangkan permainan. Kadangkala perasaan itu akan terbawa saat anak tidak bermain game lagi. Mereka akan merasakan penasaran dan muncul perasaan untuk mengulangi bermain hingga memenangkan permainan.
5. Gangguan motorik tubuh
Banyaknya waktu untuk bermain game hingga membuat tubuh anak kurang bergerak. Tubuh yang kurang bergerak akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan fisik sang anak. Dan anak akan mengalami kelebihan berat badan. Selain itu anak menjadi kurang lincah dalam gerakannya.
6. Gangguan komunikasi
Anak yang terbiasanya menyendiri akan memiliki gangguan komunikasi dengan orang lain. Mereka akan mengalami kesulitan untuk berbicara atau memulai pembicaraan. Hingga anak akan mengalami gangguan kominikatif.
7. Gangguan pada kulit
Tidak banyak orang yang tahu jika bermain game dalam waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan pada kulit. Gangguan pada kulit karena bermain game disebut Hedradenitis. Penyakit ini terlihat jika muncul kemerah- merahan dan bintik kecil- kecil pada kulit.
8. Menimbulkan masalah konsentrasi
Beberapa studi menunjukkan bahwa bermain game dapat meningkatkan konsentrasi pada anak. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychology of Popular Media Cultur 2012, mengemukakan bahwa game dapat menyakiti masalah konsentrasi. Meningkatkan konsentrasi anak dalam jangka pendek namun merusak konsentrasi dalam jangka panjang.
9. Menimbulkan masalah belajar
Anak yang telah kecanduan game biasanya akan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk bermain game. Mereka mengabaikan kegiatan membaca buku pelajaran bahkan seringkali lupa mengerjakan PR. Hal itu berakibat menurunya prestasi anak di sekolah.
10. Berbohong
Anak akan melakukan kebohongan untuk menutupi kekurangannya akibat kecanduan game. Mereka akan membohongi dirinya sendiri dan juga orang lain. Misalkan saat anak diberikan pertanyaan, siaa yang tidak belajar, pasti mereka akan menyangkal bahwa dia tidak belajar.
Pentingnya pengetahuan orang tua tentang efek negatif kecanduan game. Semoga artikel tentang 10 efek negatif kecanduan game pada anak dapat bermanfaat untuk para orang tua.
Beberapa studi menunjukkan bahwa bermain game dapat meningkatkan konsentrasi pada anak. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychology of Popular Media Cultur 2012, mengemukakan bahwa game dapat menyakiti masalah konsentrasi. Meningkatkan konsentrasi anak dalam jangka pendek namun merusak konsentrasi dalam jangka panjang.
9. Menimbulkan masalah belajar
Anak yang telah kecanduan game biasanya akan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk bermain game. Mereka mengabaikan kegiatan membaca buku pelajaran bahkan seringkali lupa mengerjakan PR. Hal itu berakibat menurunya prestasi anak di sekolah.
10. Berbohong
Anak akan melakukan kebohongan untuk menutupi kekurangannya akibat kecanduan game. Mereka akan membohongi dirinya sendiri dan juga orang lain. Misalkan saat anak diberikan pertanyaan, siaa yang tidak belajar, pasti mereka akan menyangkal bahwa dia tidak belajar.
Pentingnya pengetahuan orang tua tentang efek negatif kecanduan game. Semoga artikel tentang 10 efek negatif kecanduan game pada anak dapat bermanfaat untuk para orang tua.


